Satpol PP-WH dan Dinkes Banda Aceh Sita 40 Mainan Anak Berbahaya, Gunakan Jarum Suntik Medis
Eddy Fitriadi July 22, 2026 12:36 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh menyita 40 mainan anak jenis "Jelly Squishy Suntikan" yang menggunakan jarum suntik bermata besi seperti alat medis.

Penertiban dilakukan dalam razia di sekitaran salah satu sekolah kawasan Jalan Teuku Hasyim Banta Muda, Kecamatan Kuta Alam, Selasa (21/7/2026).

Kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan dari seorang wali murid yang menemukan anaknya membawa pulang mainan dengan jarum suntik tajam.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas gabungan langsung mendatangi lokasi dan menemukan pedagang yang menjual mainan tersebut kepada para pelajar.

Komandan Pleton (Danton) I Satpol PP-WH Kota Banda Aceh, Lukman Hakim mengatakan, dari hasil pemeriksaan di lapangan pedagang mengaku memperoleh barang tersebut dari seorang distributor di Medan.

"Total barang bukti yang berhasil kami sita pada hari ini berjumlah dua lembar atau sebanyak 40 buah mainan," ujar Lukman.

Ia menjelaskan, sebanyak 20 buah mainan diamankan di Mako Satpol PP-WH Kota Banda Aceh, sedangkan 20 lainnya diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

"Sebanyak 20 buah sisanya langsung kami serahkan kepada tim Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium guna mengetahui secara pasti kandungan apa saja yang terdapat di dalam mainan jelly squishy tersebut," jelas Lukman.

Baca juga: Satpol PP-WH Banda Aceh Datangi Kafe Tempat Dua Pria Suap-suapan dan Bermesraan

Sementara itu, Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal mengatakan penggunaan jarum suntik medis pada mainan anak berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan pelajar.

"Mainan yang menggunakan jarum suntik besi asli ini jelas sangat tidak wajar dan berpotensi besar membahayakan keselamatan fisik serta kesehatan anak-anak kita," tegas Rizal.

Ia mengapresiasi kepedulian wali murid yang segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas.

Rizal juga mengimbau para orang tua dan pihak sekolah agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap jajanan maupun mainan yang dibeli anak-anak.

Menurutnya, Satpol PP-WH Kota Banda Aceh akan terus meningkatkan patroli di kawasan sekolah guna memastikan keamanan dan perlindungan bagi para pelajar.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.