Nanik S Deyang Lepas Jabatan Kepala BGN, Fokus Jalani Pengobatan ke Luar Negeri
taryono July 22, 2026 09:19 AM

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang memilih mundur dari jabatannya setelah mengalami kendala kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan. 

Keputusan tersebut disampaikan Nanik melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026), setelah sebelumnya menyampaikan permohonan pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto.

Nanik mengungkapkan keputusan meninggalkan posisi Kepala BGN bukan perkara mudah baginya. Ia menyebut kondisi kesehatan menjadi pertimbangan utama hingga akhirnya mengambil langkah tersebut.

“Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya,” tulis Nanik dalam unggahannya.

Meski harus melepas jabatan tersebut, Nanik memastikan pengunduran dirinya bukan karena alasan lain di luar persoalan kesehatan. Ia mengatakan masih memiliki komitmen terhadap program BGN dan berharap lembaga tersebut tetap berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

Nanik juga menjelaskan dirinya akan menjalani pengobatan ke luar negeri pada Rabu (22/7/2026). Langkah tersebut diambil untuk mendapatkan pemeriksaan tambahan terkait kondisi kesehatannya.

“Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” katanya.

Menurut Nanik, Presiden Prabowo Subianto telah menerima dan menyetujui permohonan pengunduran dirinya. Ia menyebut Presiden memahami kondisi yang sedang dihadapinya.

“Karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” pungkasnya.

Baru Sebulan Lebih Menjabat

Nanik Sudaryanti Deyang  diangkat menjadi Kepala BGN baru menggantikan Dadan Hindayana pada Selasa (2/6/2026) lalu.

Dia menggantikan Dadan setelah terjerat dugaan kasus korupsi.

Jejak karir Nanik S Deyang mulai bergeser ke panggung politik praktis saat dirinya merapat sebagai salah satu pendukung setia Prabowo Subianto.

Berdasarkan data resmi dari laman BGN, perempuan bernama asli Nanik Sudaryanti Deyang ini lahir di Madiun, Jawa Timur pada 3 Januari 1968.

Sebelum melangkah jauh ke ranah birokrasi dan politik, nama Nanik sudah sangat lekat di industri media massa nasional sebagai seorang wartawati senior.

Nanik S Deyang mengawali karir akademisnya dengan meraih gelar sarjana dari Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.

Ia kemudian melanjutkan studi S2 dan sukses menggondol gelar Magister Ilmu Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Berbekal latar belakang pendidikan tersebut, Nanik berkecimpung di dunia pers dan pernah tercatat sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit.

Ketajamannya dalam industri media membawa Nanik menduduki posisi pimpinan di Kelompok Media Peluang (KMP).

Pengalaman panjang di dunia jurnalistik cetak inilah yang membentuk kompetensi kuat Nanik dalam hal komunikasi publik, investigasi, serta tata kelola organisasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.