Wajah Baru Pedestrian Balairung Tuntung Pandang, Kini Jadi Ruang Kreatif Warga Pelaihari Tanahlaut
Hari Widodo July 22, 2026 10:05 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI  – Kawasan pedestrian di depan Balairung Tuntung Pandang atau Rumah Jabatan Bupati TanahLaut (Tala), Jalan Pancasila, kini tampil lebih modern, rapi, dan estetik. 

Penataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut tak hanya mempercantik wajah pusat kota, tetapi juga menghadirkan ruang publik baru bagi masyarakat untuk beragam aktivitas positif.

Pantauan Rabu (22/7/2026), area pedestrian tersebut diperlebar dengan memundurkan jalur pejalan kaki sehingga tercipta ruang yang lebih lapang. 

Ruang itu dirancang sebagai area berkumpul warga yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ringan, mulai dari pertunjukan musik akustik, pembacaan puisi, hingga berbagai ekspresi seni dan kreativitas masyarakat.

Baca juga: Puluhan Koperasi di Tanahlaut Tak Aktif, Diskumdag Fokus Bangkitkan yang Masih Bertahan

Keindahan kawasan semakin terlihat dengan hadirnya pagar bermotif artistik berwarna kuning keemasan yang mengelilingi area tersebut. 

Pada tahap lanjutan tahun 2026, lantai pedestrian juga dipercantik menggunakan keramik berkualitas dengan desain yang memperkuat kesan elegan di jantung Kota Pelaihari.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten Tanahlaut, Gusti Dwi Erzandi Kasuma, mengatakan penataan pedestrian dilakukan secara bertahap sejak 2025 dan berlanjut pada 2026.

"Penataan ini bukan hanya untuk mempercantik kawasan depan Balairung Tuntung Pandang, tapi juga menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat," sebutnya. 

Pihaknya  berharap area pedestrian tersebut dimanfaatkan untuk aktivitas positif. Seperti musik akustik, pembacaan puisi, maupun kreativitas lainnya, terutama pada akhir pekan.

Menurutnya, konsep yang diusung mengedepankan fungsi estetika sekaligus sosial, sehingga kawasan tersebut tidak hanya menjadi jalur pejalan kaki, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat yang aman dan nyaman.

Keberadaan ruang publik yang representatif dinilai akan menambah daya tarik pusat Kota Pelaihari sekaligus mendukung geliat ekonomi kreatif serta aktivitas komunitas lokal.

Warga Pelaihari, Rina, mengaku senang dengan perubahan wajah kawasan tersebut. 

Menurutnya, pedestrian yang lebih luas membuat masyarakat memiliki tempat berkumpul yang nyaman tanpa harus mengganggu arus lalu lintas.

"Kalau nanti rutin ada pertunjukan musik akustik atau kegiatan seni, pasti suasana kota semakin hidup. Ini bisa menjadi tempat berkumpul keluarga maupun anak-anak muda," katanya.

Baca juga: Pesta Miras di Kamar Kos Digerebek, Sembilan Orang Diamankan Satpol PP Tanahlaut

Hal senada disampaikan Muhammad Arif. Ia menilai penataan tersebut menjadi langkah positif dalam mempercantik ibu kota Kabupaten Tanah Laut.

"Semoga kebersihan dan keindahan kawasan ini sama-sama dijaga masyarakat. Kalau terawat, saya yakin bisa menjadi ikon baru Kota Pelaihari sekaligus destinasi favorit warga saat sore maupun akhir pekan," ujarnya.

Dengan wajah barunya, pedestrian di depan Balairung Tuntung Pandang kini tak sekadar menjadi jalur pejalan kaki, melainkan mulai bertransformasi menjadi ruang publik yang lebih hidup, estetis, dan ramah bagi aktivitas seni serta kreativitas masyarakat

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)




© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.