Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Pamit ke Prabowo untuk Lakukan Pengobatan ke Luar Negeri
Aditya Wisnu Wardana July 22, 2026 11:42 AM


- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryanti Deyang disebut mengundurkan diri dari jabatannya.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Nanik dalam akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026).

Nanik berucap bahwa alasan pengunduran dirinya berkaitan dengan masalah kesehatan. Ia harus melakukan pengobatan ke luar negeri, setelah berpamitan kepada Presiden Prabowo.

Menurut Nanik, presiden menyetujui pengunduran diri tersebut dan merasa simpati atas masalah kesehatan yang tengah dihadapi Nanik.

Adapun informasi mengenai pengunduran diri Nanik didukung dengan pernyataan dari Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan dalam Instagram pribadinya @dirgayuza, Rabu (22/7).

Dalam postingannya, Dirgayuza menyebut bahwa Nanik sudah berpamitan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyebut alasan pengunduran diri Nanik untuk menjalani pengobatan jantung.

Menurut Dirga, dirinya sudah mengenal Nanik sejak menjelang Pemilu 2014 lalu.

Ia menyampaikan ada satu hal yang tak berubah dari Nanik setelah satu dekade lebih memperhatikan keseharian wanita tersebut, yakni tidak bisa diam saat melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan.

Sebagai informasi, Nanik S Deyang diangkat menjadi Kepala BGN baru menggantikan Dadan Hindayana pada Selasa (2/6) lalu.

Jejak karir Nanik S Deyang mulai bergeser ke panggung politik praktis saat dirinya merapat sebagai salah satu pendukung setia Prabowo Subianto.

Berdasarkan data resmi dari laman BGN, perempuan bernama asli Nanik Sudaryanti Deyang ini lahir di Madiun, Jawa Timur pada 3 Januari 1968.

Sebelum melangkah jauh ke ranah birokrasi dan politik, nama Nanik sudah sangat lekat di industri media massa nasional sebagai seorang wartawati senior.

Nanik S Deyang mengawali karir akademisnya dengan meraih gelar sarjana dari Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.

Ia kemudian melanjutkan studi S2 dan sukses menggondol gelar Magister Ilmu Kehutanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Berbekal latar belakang pendidikan tersebut, Nanik berkecimpung di dunia pers dan pernah tercatat sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit.

Ketajamannya dalam industri media membawa Nanik menduduki posisi pimpinan di Kelompok Media Peluang (KMP).

Pengalaman panjang di dunia jurnalistik cetak inilah yang membentuk kompetensi kuat Nanik dalam hal komunikasi publik, investigasi, serta tata kelola organisasi.


Program: Live Tribunnews Update
Host: Putri Dwi Arrini
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.