Sikap Arda Usai Insiden Tantri Kotak Dipeluk Pria Tak Dikenal di Panggung, Tulis Pesan Menyentuh
Achmad Maudhody July 22, 2026 11:50 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Arda bersikap usai insiden sang istri, Tantri Kotak dipeluk pria tak dikenal di atas panggung.

Vokalis Band Kotak, Tantri sempat mengalami insiden tak mengenakkan belum lama ini.

Ia tiba-tiba dipeluk oleh seorang pria tak dikenal saat berada di atas panggung.

Insiden itu terjadi saat Tantri tampil dalam sebuah pertunjukkan musik di kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kejadian tersebut terekam jelas dalam cuplikan video yang kini viral di media sosial.

Tantri juga sempat mengunggah cuplikan video tersebut di media sosialnya.

Insiden itu jelas membuat geram suaminya yang juga seorang musisi, Arda.

Meski demikian, mantan vokalis Naff itu nampaknya kini sudah bisa menekan emosinya.

Ia lantas membuat unggahan yang menggambarkan posisinya sebagai seorang suami ketika melihat risiko yang dihadapi sang istri dalam bekerja.

"Saya mengizinkan istri saya terus berkarya, bernyanyi dan menghibur banyak orang." 

"Saya bangga dgn pekerjaannya dan saya tahu kebahagiaan yg dia berikan di atas panggung begitu berarti bagi banyak orang bahkan untuk dirinya sendiri," tulis Arda dalam kolom komentar unggahan Tantri di Instagram, dikutip Rabu (22/7/2026).

Meski demikian, sebagai seorang suami, Arda mengaku tak bisa selalu mendampingi Tantri di setiap penampilannya. 

Karena itu, ia menitipkan pesan agar sang istri selalu dijaga ketika sedang menjalankan pekerjaannya.

"Tapi sebagai suami, saya punya satu titipan sederhana. Tolong jaga dia ya. Saya enggak selalu bisa mendampinginya di setiap panggung," lanjutnya.

Arda juga mencoba memahami kemungkinan pria yang naik ke atas panggung hanya terbawa suasana dan tidak memiliki niat buruk. Namun, ia mengingatkan bahwa antusiasme penonton tetap harus memiliki batas demi menghormati ruang pribadi seorang penampil.

"Saya paham mungkin mas yg naik ke panggung sdg antusias, terbawa suasana, mungkin juga gak berniat buruk. Tp gini, seexcited apa pun kita sebagai penonton, tetap ada batas yg harus dihormati. Seorang penyanyi yg sedang bekerja juga berhak merasa aman.," ungkapnya.

Menurut Arda, kejadian tersebut tentu membuatnya cemas sebagai suami.

Ia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi agar para musisi dapat tampil dengan rasa aman dan nyaman saat menghibur penonton.

"Dan seorang suami tentu akan merasa cemas ketika melihat istrinya berada dalam situasi seperti itu," tuturnya.

Baca juga: Kiano Terbaring di Rumah Sakit, Keberadaan Paula Verhoeven bareng Anak Sulung Baim Wong Terekam

Di akhir pesannya, Arda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat menjaga Tantri ketika insiden itu terjadi. 

Ia mengucapkan terima kasih kepada para kru maupun orang-orang yang sigap membantu, sehingga situasi dapat segera terkendali.

"Terima kasih untuk semua yang sigap menjaga istri saya," tutupnya.

Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Pria Tak Dikenal di Panggung

Saat tampil bersama Kotak dalam acara Syukuran Nelayan di kawasan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Tantri mengalami insiden tak terduga ketika dipeluk oleh seorang penonton pria yang tidak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Kotak menyelesaikan penampilannya.

Suasana yang semula kondusif mendadak berubah tegang ketika seorang pria tiba-tiba melompat ke atas panggung dan mendekati Tantri yang saat itu hendak berbalik badan meninggalkan area panggung.

Pria tersebut langsung memeluk Tantri tanpa basa-basi.

Beruntung, tim teknis Kotak dengan sigap menghalau pria tersebut sebelum situasi berkembang lebih jauh.

Tantri kemudian menceritakan kronologi kejadian tersebut, ia menjelaskan bahwa insiden itu terjadi tepat setelah penampilannya selesai.

Tantri mengatakan bahwa penonton pria tersebut diduga terlalu bersemangat dan kemungkinan berada dalam kondisi yang kurang sadar.

“Jadi kemarin pas akhir setelah perform Kotak, tiba-tiba ada satu laki-laki yang dia mungkin over-excited ya, dan mungkin dalam kondisi yang sedikit tidak sadar. Jadi dia tiba-tiba naik ke atas panggung, terus langsung memeluk,” kata Tantri Kotak di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (21/7/2026).

Tantri mengaku, sempat terkejut karena kejadian itu berlangsung sangat cepat, tepat ketika dirinya baru saja menyelesaikan penampilan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya masih belum sepenuhnya sadar setelah tampil, sehingga sempat kaget ketika tiba-tiba dipeluk dari belakang.

“Cuma ya itu, karena aku baru banget selesai, jadi masih kayak sadar gak sadar juga pas balik badan. Eh kaget gitu. Jadi untungnya memang ada teknisi ku yang memang cepat gitu menghalau si Mas itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, pelantun lagu Beraksi ini menduga pria tersebut berada di bawah pengaruh minuman keras.

Hal itu diperkuat dari keterangan timnya yang melihat kondisi pria tersebut saat diamankan oleh pihak kepolisian.

Tantri membeberkan bahwa menurut timnya, pria tersebut masih tersenyum dan mengaku sebagai penggemarnya ketika dibawa oleh polisi.

“Mungkin diduga tidak sadarkan diri, bukan tidak sadar apa ya, dalam pengaruh minuman keras mungkin ya. Jadi gak sadarlah gitu. Pas katanya sih, kata tim aku waktu pas lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, ‘Saya teh fans-nya,’ sambil cengar-cengir tapi sambil ya, nggak sadar,” beber Tantri.

Meski tidak mengalami luka fisik, Tantri mengaku insiden tersebut menimbulkan rasa trauma. 

“Ya dibilang trauma sih, ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. "

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi dirinya dan tim Kotak.

Tantri menekankan bahwa tidak sembarang orang boleh naik ke atas panggung, karena hal tersebut dapat membahayakan artis maupun penonton lainnya.

"Gak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung, gak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita, gitu. Karena memang menghindari hal-hal seperti itu,” tegasnya.

Putuskan Tak Tempuh Jalur Hukum

Meski sempat membuat sang suami murka hingga meluapkan kekesalannya, Tantri justru memilih untuk mengambil langkah dengan tidak memperpanjang masalah ke ranah hukum.

Wanita berusia 36 tahun itu memilih berpikir positif dan menganggap aksi nekat tersebut sebagai bentuk luapan ekspresi berlebihan dari seorang penggemar, meski diakuinya caranya sangat salah.

"Enggak, enggak ada niat buat lapor polisi," ujar Tantri Kotak di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (21/7/2026).

Di sisi lain, insiden yang videonya sempat viral di media sosial tersebut berujung pada amukan massa di lokasi kejadian.

Pelaku kabarnya sempat menjadi sasaran kemarahan penonton lain yang tidak terima dengan aksi nekat tersebut hingga mengalami pemukulan.

Mengetahui hal itu, alih-alih merasa puas, pelantun lagu "Pelan-Pelan Saja" ini justru mengaku khawatir dengan kondisi si pelaku yang kadung diamuk banyak orang.

"Dengan divideo-kan saja kan pasti sudah menjadi pelajaran buat pelaku. Dan sebenarnya katanya sih yang di sana update-nya memang sudah kena bogem banyak orang ya, saya juga nggak ngerti itu. Makanya saya, 'Hah? Ya Allah.' Saya cuman khawatir dia kenapa-napa," ungkap Tantri.

Ia pun memandang kejadian tersebut sebagai bagian dari risiko dan konsekuensi yang harus diterima oleh pelaku.

Sementara itu, Arda yang mendengarkan cerita sang istri melalui sambungan telepon awalnya sempat terpancing emosi begitu melihat rekaman videonya.

Kendati demikian, Arda bersama manajemen akhirnya memilih untuk menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi penting guna memperketat sistem pengamanan panggung demi keselamatan personel band di masa mendatang.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.