Geger Pengajian di Grobogan, Ketua Ormas PWI-LS Bantah Mau Bubarkan
muslimah July 22, 2026 12:11 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Ketua ormas Perjuangan Walisongo Indonesia - Laskar Sabilillah (PWI LS), Gus Jibril membantah menginstruksikan membubarkan pengajian di Grobogan.

Ia juga menduga kemungkinan adanya penyusup.

Hal itu menyusul ricuh pengajian yang menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Habib Bidin) dan Kiai Anwar Zahid di lapangan Desa Ngraji, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Pengajian yang digelar  Senin (20/7/2026) malam itu digeruduk massa yang diduga dari ormas PWI LS.

Baca juga: "Sumpah Trauma Akutt," Curhat Nanik S Deyang 1,5 Bulan Jadi kepala BGN hingga Putuskan Mundur

Kronologi

Salah seorang jemaah pengajian, Rosyidi (45) mengatakan, kegiatan tersebut sempat diwarnai kericuhan usai ratusan orang berupaya merangsek masuk dengan melarang Habib Bidin tampil di panggung.

Video keributan itu pun viral di media sosial.

Pengajian yang diikuti ribuan jemaah ini dimulai pukul 20.00. 

Sekitar pukul 22.45, massa ormas berseragam PWI-LS tersebut berdatangan hendak membubarkan acara.

Saat itu personel TNI dan Polri yang disiagakan langsung berusaha meredam situasi.

"Jadi bisa dihalau mundur oleh jemaah dan aparat. Nah, posisi mundur itulah massa berseragam PWI-LS melakukan pelemparan batu ke jemaah, dan ada satu korban jemaah terluka terkena lemparan batu," terang warga Purwodadi ini, Selasa (21/7/2026).

Menurut Rosyidi, salah seorang diduga anggota ormas PWI LS berhasil diamankan oleh jemaah.

Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, kata Rosyidi, massa PWI-LS yang terlibat berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Rosyidi mengatakan, sebelumnya pihak PWI-LS sempat memberikan peringatan kepada pemilik hajatan supaya pengajian yang digelar nantinya tidak mendatangkan Habib.

"Kami amankan seorang PWI-LS dari Semarang, dia mengakui dan akhirnya kami lepaskan. Kami kemudian melaporkan ke Mapolres Grobogan. Ormas ini memang tidak suka dengan Habib," ungkap Rosyidi.

Tanggapan PWI LS

Sementara itu, Ketua PWI LS Grobogan, Gus Jibril mengatakan, pihaknya tidak pernah menginstruksikan untuk membubarkan pengajian, namun hanya meminta Habib Bidin tidak naik ke panggung.

"Ada dugaan kerusuhan yang terjadi bukan dari anggota kami, justru ada kemungkinan itu adalah penyusup yang ingin menjadikan kami sebagai kambing hitam. Faktanya akibat kerusuhan ada yang diamankan," kata Gus Jibril.

Gus Jibril pun menyerukan agar PWI LS tetap menjaga persatuan NKRI dan tidak mudah terpecah belah maupun terprovokasi.

Ia meminta agar anggotanya tetap mengikuti instruksi dan satu komando.

Pengajian Dipastikan Kondusif

Kepala Desa Ngraji, Yahmo mengatakan, pengajian yang berlangsung di Dusun Cabean itu merupakan tasyakuran rumah baru milik salah satu warganya.

"Sempat terjadi perselisihan namun pengajian dan sholawatan tetap berlangsung dengan baik. Hal kecil, sudah selesai," kata Yahmo.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto, mengatakan, pengajian tersebut berakhir kondusif.

"Alhamdulillah kondusif," kata Rizky. (Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.