TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Dalam upacara tersebut, sebanyak 1.177 calon perwira remaja (capraja) resmi dilantik.
Baca juga: Prabowo akan Lantik 1.177 Calon Perwira TNI-Polri Pagi Ini
Mereka terdiri dari:
Upacara diawali dengan laporan kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara oleh Perwira Upacara Brigjen TNI Arynovian Hany Sampurno, sebelum Kepala Negara memasuki tempat upacara.
Usai salam kebangsaan dan penghormatan kebesaran, Presiden kemudian menerima laporan dari Kolonel Inf Mario Christian Noya yang bertindak selaku komandan upacara.
Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69 TNI Tahun 2026 dan Nomor 70 POLRI Tahun 2026 tentang Pengangkatan Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Perwira Polri oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.
Setelahnya, Presiden menyematkan tanda pangkat perwira sebagai simbol penghargaan atas prestasi akademik dan kepemimpinan kepada empat perwira remaja penerima Adhi Makayasa.
Adhi Makayasa adalah penghargaan prestisius yang diberikan kepada lulusan terbaik dari akademi militer dan akademi kedinasan tertentu di Indonesia.
Penghargaan ini menjadi simbol pencapaian luar biasa dalam aspek akademik, kepribadian, kepemimpinan, dan disiplin selama masa pendidikan.
Keempat perwira remaja tersebut, yakni:
Selanjutnya, empat calon perwira remaja dari berbagai agama maju ke depan untuk mewakili rekan-rekannya dalam prosesi pengambilan sumpah perwira.
Presiden secara langsung memimpin pengambilan sumpah tersebut.
"Bahwa saya akan memenuhi kewajiban perwira dengan sebaik-baiknya terhadap bangsa Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," ujar Presiden Prabowo mendiktekan sumpah perwira TNI dan Polri.
Rangkaian upacara ditutup dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara sebagai penanda selesainya seluruh prosesi.
Setelah itu Presiden bersama para pejabat lainnya berfoto bersama para perwira remaja.