TRIBUNPEKANBARU.COM - Materi IPA Kelas 9 halaman 12 Aktivitas 1.4 Koordinasi Mata dengan Mulut Kurikulum Merdeka Revisi mengajak siswa memahami cara kerja koordinasi antara indra, otak, dan sistem saraf melalui sebuah percobaan sederhana.
Kegiatan ini membantu siswa mengetahui bagaimana otak memproses informasi visual dan bahasa secara bersamaan.
Simak kunci jawaban IPA Kelas 9 halaman 12 Aktivitas 1.4 BAB 1 Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia Kurikulum Merdeka Revisi sebagai referensi belajar.
Aktivitas 1.4
Ayo Analisis
Koordinasi Mata dengan Mulut
Aktivitas ini akan membantumu mampu menganalisis koordinasi antara mata dengan mulut melalui uji kecepatan berbicara terhadap sesuatu yang dilihat.
Uji ini sering disebut uji efek Stroop. Ikuti langkah-langkah berikut ini ya!
1. Bekerjalah secara berpasangan. Satu orang menjadi pembaca. Satu orang lainnya berperan sebagai pencatat waktu dan skor.
2. Tukarlah peran setelah aktivitas pertama selesai.
3. Amatilah gambar atau teks efek Stroop (misalnya, kata "Merah" ditulis dengan tinta biru).
4. Sebutkan warna tintanya dengan lantang, bukan membaca kata yang tertulis.
5. Bacalah warna tinta dari atas ke bawah secepat mungkin.
6. Jika terjadi kesalahan, lanjutkan membaca tanpa mengulang dari awal.
7. Pencatat waktu akan mencatat durasi dan jumlah kesalahan yang dilakukan pasanganmu.
8. Setelah selesai, diskusikan bersama pasanganmu: mengapa kesalahan bisa terjadi? Apa yang kalian rasakan saat otak memproses dua informasi yang berbeda?
9. Diskusikan pertanyaan berikut ini.
a. Mengapa lebih sulit menyebutkan warna tinta daripada membaca kata?
b. Apa bagian otak yang terlibat dalam mengoordinasi informasi visual dan bahasa?
c. Apa yang kalian peroleh dari kegiatan ini jika dikaitkan dengan pentingnya koordinasi antara indra dan sistem saraf?
Jawaban:
8. Kesalahan dapat terjadi karena otak menerima dua informasi yang saling bertentangan, yaitu kata yang tertulis dan warna tinta. Otak cenderung lebih cepat membaca kata daripada menyebutkan warna tinta, sehingga sering terjadi kekeliruan. Saat otak memproses dua informasi yang berbeda, kita merasa sedikit bingung, harus lebih berkonsentrasi, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan jawaban yang benar.
9. Jawaban:
a. Karena otak secara otomatis lebih mudah membaca kata daripada mengenali warna tinta. Saat warna tinta dan kata yang tertulis berbeda, otak mengalami kebingungan sehingga membutuhkan konsentrasi lebih untuk menyebutkan warna tintanya.
b. Bagian otak yang berperan adalah otak besar (serebrum). Lobus oksipital mengolah informasi visual, sedangkan lobus frontal dan lobus temporal berperan dalam memahami bahasa dan mengatur proses berbicara.
c. Kegiatan ini menunjukkan bahwa koordinasi antara indra, terutama mata, dengan sistem saraf sangat penting agar otak dapat mengolah informasi dan memberikan respons yang tepat. Jika koordinasi tersebut terganggu, seseorang akan lebih mudah melakukan kesalahan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons.