TRIBUNPEKANBARU.COM - Materi IPA Kelas 9 halaman 3 BAB 1 Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia Kurikulum Merdeka Revisi mengajak siswa memahami cara tubuh merespons berbagai perubahan yang terjadi di dalam maupun di luar tubuh.
Melalui pertanyaan-pertanyaan awal, siswa diajak menghubungkan pengalaman sehari-hari dengan fungsi sistem saraf, indra, dan homeostasis.
Simak kunci jawaban IPA Kelas 9 halaman 3 BAB 1 Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh Manusia Kurikulum Merdeka Revisi sebagai referensi untuk memahami materi tersebut.
SOAL
Sebelum membahas lebih lanjut bab ini, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Apa yang biasanya kamu rasakan saat berolahraga berat atau kepanasan? Bagaimana tubuhmu meresponsnya?
2. Pernahkah kamu merasa tiba-tiba gugup sebelum tampil di depan umum? Apa yang terjadi pada tubuhmu saat itu?
3. Mengapa saat kita lapar atau haus, tubuh bisa memberi "tanda" meskipun tidak ada yang memberi tahu?
4. Bagaimana kamu dapat menjaga keseimbangan tubuh saat berdiri dengan satu kaki?
5. Apa yang terjadi jika suhu tubuhmu terus-menerus terlalu tinggi atau terlalu rendah?
6. Bagaimana sistem saraf dan indra membantu tubuh kita merespons lingkungan sekitar?
7. Apa yang terjadi pada tubuh kita jika sistem koordinasi dan homeostasis tidak berfungsi dengan baik?
8. Bagaimana caranya menjaga kesehatan sistem koordinasi dan homeostasis tubuh kita?
Dari pertanyaan di atas, mana yang menurutmu perlu dibahas lebih detail dengan guru?
Jawaban :
1. Saat berolahraga berat atau kepanasan, tubuh terasa panas, berkeringat, napas menjadi lebih cepat, dan jantung berdetak lebih kencang. Tubuh merespons dengan mengeluarkan keringat dan melebarkan pembuluh darah di kulit agar suhu tubuh tetap normal.
2. Ya, pernah. Saat gugup, jantung berdebar lebih cepat, tangan berkeringat, napas menjadi lebih cepat, dan tubuh terasa tegang karena sistem saraf merespons rasa cemas.
3. Karena tubuh memiliki sistem koordinasi dan homeostasis yang dapat mendeteksi kekurangan makanan atau cairan. Otak kemudian mengirimkan sinyal sehingga kita merasa lapar atau haus.
4. Keseimbangan tubuh dijaga oleh kerja sama otak kecil (serebelum), telinga bagian dalam sebagai alat keseimbangan, mata, serta otot dan sendi yang bekerja bersama.
5. Tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan dehidrasi atau heatstroke, sedangkan suhu yang terlalu rendah dapat menyebabkan hipotermia dan mengganggu kerja organ tubuh.
6. Indra menerima rangsangan dari lingkungan, kemudian mengirimkan infor-masi ke otak melalui sistem saraf. Otak mengolah informasi tersebut dan mengirimkan perintah agar tubuh memberikan respons yang sesuai.
7. Tubuh akan sulit menjaga keseimbangan kondisi internal. Akibatnya, suhu tubuh, kadar gula darah, keseimbangan cairan, dan fungsi organ dapat terganggu sehingga tubuh mudah sakit.
8. - Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Berolahraga secara teratur.
- Tidur yang cukup.
- Minum air putih yang cukup.
- Menghindari rokok, alkohol, dan narkoba.
- Mengelola stres dengan baik