Viral Unggahan Anak Pejabat Tampilkan Gaya Hidup Mewah, Asisten I Setdakab Gayo Lues Minta Maaf
Nurul Hayati July 22, 2026 03:41 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Laber | Gayo Lues 

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, dr. Nevirizal, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul viral nya unggahan di media sosial yang menampilkan gaya hidup mewah anaknya.

Permohonan maaf tersebut disampaikan dr. Nevirizal saat dihubungi Serambinews.com, Rabu (22/7/2026).

Ia mengaku sangat menyesalkan unggahan yang memicu beragam reaksi dan menjadi perbincangan publik.

"Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues," ujar dr. Nevirizal.

Ia mengatakan, sebagai orang tua sekaligus aparatur pemerintah, dirinya menyadari bahwa setiap hal yang berkaitan dengan keluarga pejabat dapat menjadi perhatian masyarakat.

Karena itu, ia menyesalkan perilaku anaknya yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan di ruang publik melalui konten yang diunggah di media sosial.

Unggahan tersebut memperlihatkan berbagai aktivitas yang dinilai mencerminkan gaya hidup berkelas, mulai dari perjalanan ke luar negeri hingga menampilkan stok bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan di rumah.

Konten tersebut kemudian viral dan menuai beragam komentar dari warganet.

Sebagian masyarakat mempertanyakan unggahan tersebut karena dinilai tidak mencerminkan sikap yang sepatutnya ditampilkan di tengah kondisi sosial masyarakat.

Menanggapi hal itu, dr. Nevirizal menjelaskan bahwa dirinya tidak ikut dalam perjalanan ke luar negeri yang ditampilkan dalam unggahan tersebut.

"Dari mulai umrah lalu ke Korea, saya sendiri tidak ikut dalam perjalanan tersebut karena harus menjalani pengobatan rutin atas penyakit yang sudah lama saya alami," katanya.

Baca juga: VIDEO - Viral! Istri Pergoki Suami Diduga Selingkuh di Dalam Mobil, Kalimat "Ada Air Ta?" Disorot

Ia berharap permohonan maaf yang disampaikannya dapat diterima oleh masyarakat dan menjadi pembelajaran bagi keluarganya agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, sebagai pejabat publik, dirinya tetap menghormati setiap kritik dan masukan yang disampaikan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyelenggara pemerintahan.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah unggahan yang menampilkan gaya hidup mewah tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan di kalangan warganet.(*)

 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.