TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau terus mematangkan rencana pembangunan Flyover Simpang Panam.
Hal itu ditandai dengan pemaparan Detail Engineering Design (DED) atau desain teknis pembangunan flyover di Kantor Gubernur Riau, Rabu (22/7/2026).
Berdasarkan desain yang dipaparkan, Flyover Simpang Panam dirancang sebagai simpang bertingkat modern yang mengutamakan kelancaran arus lalu lintas tanpa menghilangkan fungsi persimpangan di bawahnya.
Jalur layang akan membentang di atas Jalan HR. Soebrantas sebagai jalur utama. Kendaraan yang melintas lurus dari arah pusat Kota Pekanbaru menuju Panam maupun sebaliknya akan menggunakan flyover sehingga tidak lagi harus berhenti di lampu lalu lintas.
Sementara itu, kendaraan yang akan menuju Jalan Garuda Sakti maupun Jalan S.M. Amin tetap menggunakan jalur di bawah flyover.
Setiap lengan simpang dirancang untuk memiliki jalur belok yang lebih tertata sehingga pergerakan kendaraan dari berbagai arah menjadi lebih lancar dan aman.
Tak hanya mengedepankan fungsi transportasi, kawasan di bawah flyover juga akan ditata lebih estetis. Desain menampilkan taman pada median jalan, ruang terbuka hijau di setiap sudut simpang, trotoar yang lebih lebar, serta zebra cross untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan pembangunan Flyover Simpang Panam merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Curhat Pilu Warga Tuah Negeri ke DPRD Pekanbaru: Kalau Hujan, Anak Sekolah Simpan Sepatu di Kantong
Baca juga: Ini Imbauan BBKSDA Riau Terkait Interaksi Negatif Harimau di Teluk Lanus Siak
"Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian PU melalui Kantor BPJN Riau terus mematangkan langkah untuk menghadirkan infrastruktur yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat," kata SF Hariyanto saat mengikuti ekspose DED Flyover Simpang Panam di Kantor Gubernur Riau, Rabu (22/7/2026).
Menurut SF Hariyanto, melalui pemaparan DED tersebut berbagai aspek dibahas secara komprehensif, mulai dari desain konstruksi, rekayasa lalu lintas hingga manfaat jangka panjang yang akan dirasakan masyarakat.
"Melalui ekspose desain Flyover Simpang Panam, berbagai aspek mulai dari desain, rekayasa lalu lintas hingga manfaat jangka panjang dibahas sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran," ujarnya.
Ia berharap flyover tersebut nantinya mampu menjadi solusi dalam mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di kawasan Panam. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, proyek itu juga diyakini akan meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan kawasan yang terus berkembang.
"Flyover Simpang Panam diharapkan menjadi solusi dalam mengurai kemacetan, meningkatkan konektivitas, serta mendukung pertumbuhan kawasan yang semakin berkembang," katanya.
SF Hariyanto menambahkan, pada tahun ini Pemprov Riau memfokuskan penyelesaian pembebasan lahan di sekitar lokasi pembangunan. Setelah proses tersebut selesai, pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
"Tahun ini Pemprov Riau menargetkan penyelesaian pembebasan lahan di sekitar lokasi rencana pembangunan Flyover Simpang Panam. Selanjutnya pembangunan fisik akan dikerjakan oleh Kementerian PU sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Semoga pembangunan ini segera terwujud demi mobilitas yang lebih lancar dan kualitas pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Riau," katanya. (Syaiful Misgiono)