SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Bangka, Rabu (22/7). Penyaluran ini ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi, pengembangan usaha kecil serta kesejahteraan umat di wilayah tersebut.
"Ini kan kegiatan Baznas ada dari sumbangan, hibah mitra kita salurkan semuanya kepada yang membutuhkannya. Hari ini kita sumbangkan Rp167 juta sama Rp500 juta, uang ini kita salurkan kepada rakyat yang membutuhkan," kata Hidayat Arsani.
Dirinya juga menekankan, dana Baznas tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan lain, khususnya politik, demi menjaga transparansi dan fokus bantuan pada kesejahteraan masyarakat. "Uang Baznas ini tidak boleh digunakan untuk hal-hal lain. Yang berpolitik tidak akan digunakan untuk sarana sasaran pokoknya. Harapannya, Baznas tegak lurus untuk kesejahteraan rakyat," ucapnya.
Ia juga berharap, dengan adanya pemberian bantuan ini dapat memulihkan ekonomi masyarakat dan menggunakan bantuan ini dengan baik dan bermanfaat. "Mudah-mudahan meringankan beban kita, ibu-ibu tadi kita lihat. Bisa ada gerobaknya, itu bisa dibuat di tempat-tempat tertentu," ujarnya.
Perwakilan Baznas Babel, Zulhadi merinci alokasi bantuan yang disalurkan pada kesempatan kali ini. Bantuan mencakup modal usaha, perlengkapan usaha, hingga dukungan khusus bagi para pelaku usaha kecil di lingkungan rumah ibadah. "Untuk Baznas Provinsi, kami menyerahkan kurang lebih sebesar Rp167 juta. Kemudian, ada bantuan berupa modal usaha dan perlengkapan usaha," kata Zulhadi.
Selain bantuan dari Baznas Babel, pihaknya juga, secara langsung menyalurkan bantuan dari Baznas RI dengan total nilai ratusan juta. "Ada lagi bantuan dari Baznas RI sebesar Rp500 juta, jadi nantinya akan diperuntukkan bagi pelaku usaha dari jemaah masjid di lima titik kabupaten/kota di Bangka Belitung," jelasnya.
Diakuinya, bantuan kali ini, diberikan kepada pelaku usaha atau pengurus masjid yang ada di Kabupaten Bangka. "Khusus di Kabupaten Bangka, apa yang telah kami sampaikan amanah para muzaki yang ada di Provinsi Babel ini. Pelaku UMKM akan terus berkembang dan menjadi UMKM-UMKM yang mandiri dari mustahik menjadi muzaki harapan kami," ungkapnya. (v1)