Gelombang Panas Berbahaya di Jepang, Kamis Wilayah Kanto Berpotensi Tembus 40 Derajat
Eko Sutriyanto July 22, 2026 09:38 PM

 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO  — Gelombang panas berbahaya terus melanda Jepang. Suhu udara di empat lokasi kawasan Tokai mencapai sedikitnya 40 derajat Celsius pada Rabu (22/7/2026).

"Suhu tertinggi tercatat di Kuwana, Prefektur Mie, yang mencapai 40,6 derajat Celsius," ungkap laporan Weather Map Rabu ini (22/7/2026).

Sementara itu, suhu di Mino, Prefektur Gifu, dan Sakuma, Prefektur Shizuoka, mencapai 40,1 derajat. Tajimi di Prefektur Gifu mencatat suhu tepat 40 derajat Celsius.

Kondisi dengan suhu 40 derajat atau lebih dikenal sebagai kokusho-bi atau “hari dengan panas ekstrem”.

Sejak pagi, suhu telah meningkat di berbagai wilayah Jepang. Banyak lokasi di Tokai serta Kanto-Koshin melewati 35 derajat Celsius sebelum tengah hari.

Baca juga: Gelombang Panas Inggris Belum Berakhir, Hujan Diprediksi Datang, tapi Suhu Ekstrem Masih Mengancam

Wilayah Kanto Mendekati 40 Derajat

Enam lokasi mencatat suhu 39,8 derajat Celsius, yakni Toyota di Prefektur Aichi, Tenryu di Prefektur Shizuoka, Kofu di Prefektur Yamanashi, serta Isesaki, Kiryu, dan Tatebayashi di Prefektur Gunma.

Suhu di Koga, Prefektur Ibaraki, mencapai 39,7 derajat Celsius. Sementara Kumagaya dan Hatoyama di Prefektur Saitama mencatat 39,6 derajat.

Panas ekstrem terutama terjadi di wilayah pedalaman Tokai dan Kanto.

Jumlah Daerah Bersuhu 40 Derajat Diperkirakan Bertambah

Suhu ekstrem diperkirakan kembali terjadi pada Kamis (23/7/2026) akibat sinar matahari yang kuat dan kondisi angin di lapisan atmosfer.

Jumlah lokasi dengan suhu sedikitnya 40 derajat Celsius kemungkinan lebih banyak dibandingkan Rabu.

Wilayah pedalaman Kanto juga berpotensi mengalami suhu di atas 40 derajat.

Panas seperti ini bukan lagi masalah dapat atau tidaknya seseorang menahannya, tetapi berpotensi mengancam nyawa.

Masyarakat diminta menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak dan sebisa mungkin berada di dalam ruangan yang sejuk atau menggunakan pendingin udara.

Warga juga diminta sering minum sebelum merasa haus, mengonsumsi garam atau elektrolit secukupnya, serta memberikan perhatian khusus kepada lansia, anak-anak, dan mereka yang bekerja di luar ruangan.

Panas berbahaya diperkirakan terus berlangsung di kawasan Tokai dan Kinki hingga Sabtu (25/7/2026).

Baca juga: 5.120 Orang Jerman Tewas hingga Akhir Juni Akibat Gelombang Panas, Lansia Korban Terbanyak

Tokyo Berpotensi Diguyur Hujan Petir

Sementara itu, hujan di Jepang bagian utara diperkirakan berangsur berkurang. Namun, Prefektur Niigata masih berpotensi diguyur hujan sejak Rabu malam hingga Kamis pagi.

Pada Kamis sore, awan petir diperkirakan mudah berkembang di wilayah Kanto. Tokyo dan kawasan selatan Kanto berpotensi mengalami hujan mendadak dan petir mulai sore hari.

Masyarakat diminta mewaspadai perubahan cuaca secara tiba-tiba, sambaran petir, dan angin kencang. Hujan diperkirakan dapat menurunkan suhu di sebagian wilayah Kanto, meskipun tidak semua daerah akan mendapatkannya.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.