Saring 5 Pimpinan dari 10 Calon, Baznas RI dan Pemkab Tulungagung Kebut Seleksi Pengurus Baru
Sudarma Adi July 22, 2026 10:33 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG – Proses regenerasi kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung memasuki babak akhir.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, secara resmi membuka agenda verifikasi faktual bagi para calon pimpinan Baznas di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (22/7/2026).

Tahapan verifikasi faktual ini diikuti oleh 10 calon pimpinan hasil saringan ketat dari total 21 pendaftar awal.

Nantinya, dari 10 nama terpilih tersebut akan ditetapkan 5 orang pimpinan definitif yang bakal mengawal tata kelola zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Tulungagung.

Tim verifikatur dipimpin langsung oleh Syarifuddin, Pengurus Baznas RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi.

Baca juga: Kuota Haji Tulungagung 2027 Diperkirakan Naik, Pemeriksaan Kesehatan Calon Jamaah Diperketat

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menyerahkan sepenuhnya proses penilaian kepada tim verifikatur pusat demi menjaga netralitas dan transparansi.

"Semua terserah tim yang dari pusat, tidak ada istilah titipan. Saya tidak cawe-cawe. Harapannya tim verifikatur bisa secepatnya menetapkan 5 pimpinan Baznas Kabupaten Tulungagung agar mereka bisa segera bekerja melayani masyarakat dan membangun daerah," tegas Ahmad Baharudin, Rabu (22/7/2026).

Kriteria Pimpinan: Pahami Syariat, Regulasi, dan Berintegritas

Baharudin menambahkan, kriteria utama yang harus dimiliki calon pimpinan Baznas adalah pemahaman mendalam mengenai tata kelola zakat berbasis hukum syariah yang beriringan dengan regulasi pemerintah.

Mengingat 10 calon yang melaju ke tahap ini merupakan figur-figur berkapasitas tinggi, ia berharap 5 calon yang nantinya belum terpilih masuk ke dalam struktur kepengurusan tetap bersedia memberikan sumbangsih ide bagi kemajuan Baznas.

"10 orang ini adalah pilihan yang telah lolos tes. Bagi yang nanti tidak masuk 5 besar, saya berharap tetap mendukung kinerja Baznas Tulungagung. Pimpinan terpilih harus bekerja profesional, berintegritas, serta mampu bersinergi dengan seluruh stakeholder," lanjutnya.

Dorong Inovasi Z Mie Gaess dan Akses Modal BMD Melawan Pinjol Ilegal

Keberadaan Baznas di Kabupaten Tulungagung selama ini memegang peranan krusial dalam menyokong program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.

Beberapa program unggulan yang telah dirasakan manfaatnya oleh warga di antaranya adalah bantuan wirausaha Z Mie Gaess (Gerakan Ajakan Empati Senang Sodaqoh) serta penguatan modal lewat Baznas Microfinance Desa (BMD).

Program BMD diproyeksikan menjadi benteng pertahanan ekonomi masyarakat desa dalam mengakses permodalan usaha yang aman dan halal.

Kehadiran fasilitas keuangan mikro ini terbukti menjadi solusi nyata agar warga terhindar dari cengkeraman rentenir (lintah darat) maupun jebakan pinjaman online (pindar) ilegal.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas RI yang telah mendampingi proses ini. Siapapun yang terpilih nanti, kita harapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi program yang berkontribusi langsung pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tulungagung," pungkas Baharudin.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.