Renungan Harian Kristen 23 Juli 2026, Galatia 3:24-25, Hukum Taurat, Penuntun Sampai Yesus Datang
Chintya Rantung July 23, 2026 08:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian keluarga kristen Kamis 23 Juli 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada Galatia 3:24-25.

3:24 Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.
3:25 Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.

Tema perenungan adalah Hukum Taurat, Penuntun Sampai Yesus Kristus Datang.

Khotbah:

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita ingin melakukan hal yang benar agar dapat diterima oleh orang lain, bahkan oleh Tuhan Allah. 

Kita berusaha mengetahui tentang apa yang benar dan apa yang salah. 

Pada zaman Perjanjian Lama, hukum Taurat diberikan 
sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat Tuhan Allah. 

Namun, hukum ini tidak bisa menyelamatkan atau membuat benar di hadapan Tuhan Allah. 

Hukum Taurat menunjukkan dosa dan kebutuhan akan Juru selamat.

Firman Tuhan Allah pada hari ini Galatia 3:24-25, mengingatkan kita bahwa 
hukum Taurat adalah penuntun yang membawa kita pada Yesus Kristus. 

Ia seperti seorang 
pengasuh yang menjaga anak-anak sampai mereka siap berjalan sendiri. 

Hukum Taurat mengajarkan kita bahwa tidak ada yang sempurna dan 
kita semua membutuhkan anugerah Tuhan Allah melalui iman kepada Yesus Kristus. 

Percaya kepada Yesus Kristus, tidak lagi terikat pada hukum sebagai alat pembenaran. 

Pembenaran dan pengampunan kita terima bukan melalui perbuatan hukum, tetapi oleh iman kepada Yesus Kristus. 
Iman itulah yang membawa kita pada keselamatan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Sebagai keluarga Kristen, kita 
mengajarkan kepada anak-anak bahwa aturan dan tata tertib dalam keluarga adalah penting, tetapi keselamatan datang dari percaya kepada Yesus Kristus. 

Sama seperti hukum Taurat, aturan itu membimbing kita, 
tetapi kasih dan iman kepada Yesus Kristus membawa kita kepada kehidupan yang sejati. 

Oleh karena itu, kita diajak hidup karena iman, bukan hanya karena aturan. 

Keluarga kita diajak untuk tidak hanya taat 
karena takut hukum atau aturan, tetapi karena kita percaya dan mengasihi Yesus Kristus. 

Ini akan membuat hidup keluarga lebih penuh damai dan sukacita karena kita melakukannya dengan kerelaan, bukan paksaan, bukan karena tekanan 
melainkan dengan kesadaran sendiri. 

Kita pun menyadari bahwa melakukan semuanya itu sebagai panggilan iman. 

Sebagai keluarga Kristen, kita pun diingatkan untuk selalu bersyukur bahwa 
keselamatan bukanlah karena usaha manusia, tetapi karena anugerah Tuhan Allah melalui iman kepada Kristus Yesus. Amin.

Sumber:RHK GMIM

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.