Hilang 4 Hari, Pegawai DLH Karanganyar Ditemukan Tewas di TPS Cangakan, Ada Luka di Kepala
M Syofri Kurniawan July 23, 2026 08:57 AM

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR – Jasad pria ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pandes, Kampung Badranasri, Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026).

Pria tersebut bernama Soni Wiyanto (42), pegawai PPPK di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karanganyar.

Pemeriksaan awal mengungkap sejumlah temuan pada tubuh korban.

Baca juga: Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Karanganyar Ditemukan Meninggal di Tempat Pembuangan Sampah

Petugas kesehatan, Rini Wahyuningsih, menyebut kondisi jasad menunjukkan tanda-tanda pembusukan yang diperkirakan telah berlangsung selama empat hari.

Selain itu, pemeriksaan juga menemukan luka di bagian belakang kepala disertai pendarahan yang sudah mengering.

Rini menjelaskan, perubahan warna pada beberapa bagian tubuh menjadi salah satu indikator lamanya korban meninggal sebelum ditemukan.

"Saat ditemukan ada pendarahan di belakang kepala sudah mengering Wajah, leher dan kaki membiru, pergelangan ada luka gores, dan pendarahan dimungkinkan akibat terjatuh," ungkap Rini, Rabu (22/7/2026).

Menurut hasil pemeriksaan awal, luka di bagian kepala diduga berkaitan dengan benturan akibat terjatuh.

Namun, petugas belum menyampaikan penyebab pasti kematian korban.

Jasad ditemukan di dalam TPS

Soni merupakan pria asal Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Petugas menemukan jasadnya di dalam bangunan TPS Pandes setelah petugas DLH mencium bau menyengat dari lokasi.

Petugas DLH Kabupaten Karanganyar, Kristanto (36), mengatakan dirinya datang ke TPS sekitar pukul 09.30 WIB bersama rekan kerja untuk mengambil barang rosok.

"Pertama kali datang ke sini, saya mau buat barang rosok di sini, saat sampai di depan TPS, kok bau tak sedap, saya cek di sekitar TPS, gak ada," kata Kristanto.

Karena bau tidak sedap semakin kuat, ia bersama rekannya membuka pagar TPS yang saat itu masih terkunci.

"Saya masuk ke TPS itu dan bau itu tercium bau yang menyengat, dan melihat ada lalat berukuran besar, Saya pikir kalau mayat hewan tidak mungkin, kemudian saya masuk ke dalam dan menemukan mayat korban," kata Kristanto.

Usai penemuan tersebut, Kristanto segera melaporkan kejadian itu kepada warga sehingga petugas terkait datang ke lokasi.

"Dari awal TPS kondisi terkunci, Saya datang ke sini bersama tim. Pasca kejadian tersebut, saya langsung melaporkan warga," ucap dia.

Setelah pemeriksaan awal selesai, petugas mengevakuasi jasad korban menggunakan mobil jenazah milik BPBD Kabupaten Karanganyar menuju kamar jenazah RSUD Kartini Karanganyar untuk penanganan lebih lanjut.

Hilang empat hari

Penemuan jasad Soni diawali dengan kabar hilangnya korban selama beberapa hari.

Dia menghilang sejak Sabtu (18/7/2026) sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi membusuk.

Salah seorang anggota keluarga korban, Suwondo (61), mengatakan Soni meninggalkan rumah pada dini hari seperti rutinitas biasanya.

Namun, sejak saat itu korban tidak pernah kembali.

"Sebelum ditemukan, korban dikabarkan menghilang dan meninggalkan rumahnya," kata Suwondo, Rabu (22/7/2026).

Menurut Suwondo, pada Sabtu sebelum subuh korban keluar rumah untuk membuang sampah dan mematikan lampu.

Setelah itu, korban berjalan kaki mengelilingi kampung sebagaimana kebiasaannya setiap pagi.

Namun hingga pagi hari, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga mulai khawatir dan berusaha mencarinya.

"Biasanya setiap subuh jalan-jalan pagi, namun hari sabtu lalu, sebelum subuh keluar membuang sampah dan mematikan lampu, ditunggu sampai pagi tak kembali dan ditemukan tadi, kejadian ini diluar nalar," kata dia.

Empat hari kemudian, tepatnya Rabu (22/7/2026), korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam TPS Pandes oleh petugas DLH Kabupaten Karanganyar.

Korban diketahui merupakan pegawai PPPK di DLH Kabupaten Karanganyar.

Sebelum menghilang, korban juga diketahui tengah menjalani pemulihan akibat gejala stroke dan bahkan sempat dijenguk oleh pimpinan DLH.

Soni meninggalkan seorang istri dan dua anak.

Hingga kini, peristiwa tersebut masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban yang tidak menyangka Soni akan ditemukan meninggal dunia setelah dinyatakan hilang selama beberapa hari. (*)

 

dan Pegawai DLH Karanganyar yang Tewas Membusuk di TPS Cangakan Sempat Hilang Selama Empat Hari

Baca juga: Ngerem Mendadak, Pemotor Asal Karanganyar Tewas Tertabrak Panther di Sragen

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.