SRIPOKU.COM - Rumah Amanda Manopo dikabarkan mengalami hal mistis berupa tanah kuburan dan dupa.
Asal tanah kuburan dan dupa itu menyeret nama mantan karyawannya.
Hal ini berkaitan dengan dugaan penggelapan dana perusahaan yang kini diproses secara hukum.
Amanda mengaku menemukan fakta lain yang jauh lebih mengejutkan setelah memeriksa rekaman CCTV di kediamannya.
Menurutnya, rekaman kamera pengawas memperlihatkan sejumlah tindakan yang dilakukan tanpa sepengetahuan maupun izin dirinya.
Mantan karyawannya tersebut diam-diam menyebarkan tanah kuburan di rumahnya.
Temuan lain yang turut membuatnya syok adalah penggunaan dupa di dalam rumahnya.
Amanda mengatakan rumahnya sempat diasapi dengan dupa tanpa seizin dirinya.
Semua dugaan tindakan itu, menurut Amanda, baru diketahui setelah rekaman CCTV diperiksa secara menyeluruh.
Tingkah janggal itu bahkan berlangsung sampai Amanda Manopo menikah dengan Kenny Austin.
Pemain sinetron Ikatan Cinta itu sempat mencari tahu motivasi di balik aksi klenik mantan karyawannya.
"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin mecahin," kata Manda.
"Dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan," lanjutnya.
Setelah memecat eks karyawannya, Amanda Manopo langsung melakukan audit internal di perusahaannya.
Ia lalu menemukan bukti lain bahwa sang mantan karyawan telah menggelapkan uangnya hingga Rp 3 miliar.
Saat dilakukan penelusuran lebih lanjut, Manda menemukan bukti lain di mana uangnya digunakan untuk bersenang-senang oleh mantan karyawannya.
"Dia menggunakan lewat, jadi ada transaksi GoPay, OVO itu Rp 25 juta, terus kayak jalan-jalan ke luar negeri, terus ke klub-klub daerah Bali, terus kayak biaya-biaya untuk hal-hal have fun lah," terang Manda.
Adapun laporan resmi terkait dugaan penggelapan dana perusahaan ini akan dibuat pada Selasa mendatang.
Sandy Arifin selaku kuasa hukum mengatakan ada beberapa bukti yang harus dilengkapi guna memperkuat laporannya.
"Jadi ada bukti rekening koran dan juga rekapitulasinya juga sedang dilengkapi," kata Sandy menambahkan.
Sejauh ini Amanda Manopo akan fokus terhadap laporan dugaan penggelapan dana perusahaan dengan satu terlapor.
Sementara beberapa kasus lain seperti dugaan pemalsuan tanda tangan dan pencemaran nama baik akan dilanjutkan setelah laporan dugaan penggelapan dana perusahaan.