Guntur Romli PDIP Desak Proses Hukum Dugaan Korupsi MBG Tetap Berjalan seusai Nanik S Deyang Mundur
Ni'amu Shoim Assari Alfani July 23, 2026 11:59 AM

Politikus PDIP, Guntur Romli, mengkritik keputusan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, pengunduran diri tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan karena dilakukan di tengah sorotan terhadap dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Hal ini disampaikan Guntur Romli melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Rabu (22/7).

Guntur menduga langkah tersebut berkaitan dengan proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

"Mundur silakan, berobat harus dan semoga cepat sembuh, tapi proses hukum dan pemeriksaan harus jalan terus," kata Guntur.

"Masa iya sakit jantung harus berobat ke luar negeri, bukankah ini bertolak belakang dengan anjuran Presiden Prabowo? Apa memang sudah tidak ada dokter jantung di dalam negeri?" imbuhnya.

Dugaan itu muncul setelah nama Nanik sempat disebut oleh salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi MBG. 

Meski memahami alasan kesehatan yang disampaikan, Guntur menegaskan proses hukum dan pemeriksaan tetap harus berjalan sesuai ketentuan. 

Ia juga mengkritik keputusan Nanik yang memilih menjalani pengobatan di luar negeri. 

Menurut Guntur, langkah tersebut dinilai bertolak belakang dengan imbauan Presiden Prabowo agar pejabat dan masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan di dalam negeri. 

Politikus PDIP itu mempertanyakan alasan memilih berobat ke luar negeri di tengah ketersediaan tenaga medis spesialis di Indonesia. 

Selain itu, Guntur turut menyoroti aktivitas Nanik di media sosial yang masih terlihat aktif meski mengaku mengalami penurunan kondisi kesehatan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.