TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perlintasan kereta api tanpa penjagaan petugas di PJL 707 Petak Jalan Rewulu-Sentolo Km 528+2/3 memakan korban, pada Kamis (23/7/2026) sekitar jam 08.15.
Kali ini mobil milik Satbrimob Polda DIY terserempat Kereta Api (KA) Bandara relasi Yogyakarta-YIA.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun mobil operasional Satrimob yang pada saat itu digunakan anggota mengalami kerusakan.
Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimob Polda DIY Kompol Muh Syarifudin, membenarkan insiden kecelakaan tersebut.
“Betul, tapi intinya gak ada korban cuma mobilnya penyok,” katanya, saat dihubungi, Kamis pagi.
Dia mengatakan baik supir maupun penumpang kendaraan operasional mobil Brimob tersebut juga berhasil selamat.
Syarifudin menambahkan pasca insiden tersebut, mobil hanya mengalami rusak ringan akibat menyerempet kereta.
“Dua supir selamat, cuman depannya terserempet,” ungkapnya.
Danyon menuturkan kronologi singkat peristiwa tersebut bermula pada Kamis pagi beberapa anggotanya hendak menjalankan giat latihan.
Sesampainya di perlintasan tanpa palang pintu, tiba-tiba melintas kereta api Bandara relasi Yogyakarta-YIA di Petak Jalan Rewulu-Sentolo Km 528+2/3.
Akibatnya terjadi serempetan antara KA Bandara dengan mobil yang dikemudikan oleh anggota Satbrimob Polda DIY.
“Tidak ada palang perlintasan. Itu terjadi di penyebrangan kereta api tanpa palang pintu. Mobil dari mako mau latihan,” terang Syarifudin.
Sementara KAI Daop 6 Yogyakarta, melalui keterangan resminya menyayangkan terjadinya temperan terhadap KA tersebut.
Pihaknya mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, berhati-hati, disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada dan berhenti sejenak untuk memastikan keamanan jalur sebelum melintasi perlintasan sebidang KA.
Pelanggaran di perlintasan sebidang dan jalur KA dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan para petugas kereta api, penumpang KA maupun pengguna jalan itu sendiri.
Seperti yang terjadi pada hari ini Kamis, 23 Juli 2026 pada pukul 08.15 WIB, KA 549 Bandara relasi Yogyakarta - YIA terserempet mobil di PJL 707 tidak terjaga di Petak jalan Rewulu-Sentolo Km 528+2/3.
Adapun seluruh awak dan penumpang KA Bandara dalam kondisi selamat dan aman melanjutkan perjalanan pada pkl 08.25 WIB. KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA atas kejadian ini.
“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan senantiasa berhenti sejenak untuk memastikan bahwa jalur aman dan tidak ada kereta akan melintas baru melintasi perlintasan KA,” terang Feni Novida Saragih, selaku Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.
KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada.
Masyarakat diingatkan untuk wajib berhenti sejenak dan memastikan jalur kereta api aman dan tidak ada kereta akan melintas sebelum melintasi perlintasan sebidang KA.
“Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi saja dan berhenti sejenak untuk memastikan jalur kereta api aman dan tidak ada kereta akan melintas sebelum kendaraan melintasi perlintasan sebidang KA. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkas Feni. (hda)