WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan meninjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, yang roboh sejak 2024 dan belum diperbaiki.
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan sekolah yang selama ini membuat para siswa harus menumpang belajar di sekolah lain.
Pramono Anung mengatakan dirinya dijadwalkan mengunjungi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada Jumat (24/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah Pemprov DKI menggelar rapat membahas percepatan pembangunan sekolah yang bangunannya ambruk sejak November 2024.
"Saya jawab yang mengenai SD Negeri 9 di Kebayoran Lama. Kebetulan kemarin kami sudah rapatkan dan hari ini dirapatkan kembali untuk diputuskan. Besok saya akan melakukan kunjungan ke lapangan," kata Pramono saat ditemui di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Pramono akan Lihat Langsung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jakarta Selatan yang Roboh Sejak 2024
Pramono menjelaskan, pendidikan menjadi salah satu sektor yang paling diprioritaskan selama masa kepemimpinannya. Sehingga, ia ingin memastikan persoalan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 segera ditangani.
"Pendidikan bagi saya, pendidikan, kesehatan, dan sosial itu bagi saya adalah hal yang paling mendasar yang harus diperbaiki di Jakarta," ujarnya.
Pramono memastikan pembangunan kembali sekolah tersebut tidak akan bergantung pada ketersediaan anggaran dalam APBD maupun APBD Perubahan.
Ia mengatakan, Pemprov DKI akan memanfaatkan sumber pendanaan lain agar proses pembangunan dapat segera dimulai.
Baca juga: Pramono Anung Minta Maaf Tak Tahu SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun
Salah satu opsi yang disiapkan ialah menggunakan dana dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
"Untuk hal yang berkaitan dengan pendidikan di SD Negeri 9 Kebayoran Lama, saya sudah memerintahkan walaupun anggarannya belum ada di APBD atau APBD Perubahan, kita bisa menggunakan dana-dana yang ada, salah satunya KLB dan sebagainya," kata Pramono.
Ia menambahkan, keputusan mengenai waktu dimulainya pembangunan akan ditetapkan setelah rapat terbatas yang digelar pada Kamis siang.
"Intinya hari ini nanti siang ini saya akan segera memutuskan kapan ini akan dibangun," ujarnya.
Sekolah yang digabung ialah SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi.
Penggabungan itu dilakukan setelah bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 diketahui ambruk pada November 2024, tetapi hingga kini dibiarkan dan tidak diperbaiki.
Lima ruangan yang terdampak adalah empat kelas mulai kelas 1A, 2A, 3A, dan 4A serta Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Kegiatan belajar mengajar diputuskan tak bisa dilakukan setelah lima ruangan itu ambruk.
Baca juga: Ambruk, Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jakarta Selatan akan Digabungkan dengan Sekolah Lain
Ruang-ruang kelas dipenuhi puing atap yang roboh serta prasarana di kelas mulai lapuk dan dimakan rayap.
Selama ini murid-murid SDN Kebayoran Lama Selatan 09 harus menumpang ke sekolah tetangga, yakni SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada tepat di sampingnya selama. Rencana penggabungan sekolah itu disampaikan orang tua murid kelas V, Afrida (33).
"Informasi terakhir mau digabung," kata Afrida di SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Rabu (22/7/2026).
Menurut Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, perencanaan penggabungan dua sekolah itu sudah ada sejak tahun 2025.
"SDN KLS (Kebayoran Lama Selatan) 09 dan 11 di regrouping menjadi satu," kata Santoso, Rabu.
Mantan Camat Jagakarsa itu mengatakan, penggabungan dilakukan untuk efektivitas serta efisiensi manajemen di tingkat satuan pendidikan (sekolah).
"Lokasi gedung sekolah yang baru pakai lahan SDN 09," jelas Santoso. (m27)