Karhutla Kecamatan Mandau Berhasil Padam Total, Terbantu Guyuran Hujan Rabu Malam
Sesri July 23, 2026 12:23 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Pemadaman dan Pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kelurahan Pematang Pudu kecamatan Mandau Bengkalis yang membakar sekitar 80 hektare lahan dinyatakan selesai.

Petugas BPBD Bengkalis sudah memastikan seluruh bekas lahan terbakar tidak lagi memiliki api dan mengeluarkan asap, Kamis (23/7/2026) pagi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkalis Rony Afriadi mengatakan dari patroli pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB api terlihat sudah padam total.

Bahkan asap juga sudah tidak keluar lagi dari bekas lahan tersebut. 

"Hasil pantauan tim BPBD Kecamatan Mandau bekas lahan terbakar sudah tidak lagi mengeluarkan asap. Baik pemantauan darat maupun menggunakan drone," jelas Rony.

Upaya pendinginan yang dilakukan petugas gabungan beberapa hari terakhir terbantu dengan hujan yang turun malam hari kemarin. 

Hujan mengguyur tepat di lokasi titik Karhutla sekitar pukul 23.00 WIB.

"Hujan  terjadi kemarin malam dari laporan masyarakat cukup deras. Sehingga membantu menyiram secara merata bekas lahan yang terbakar," tambahnya.

Baca juga: Nihil Hujan, Tim Manggala Agni Masih Berjibaku Tangani 81 Ha Karhutla di Mandau Bengkalis

Rony mengatakan seluruh personil gabungan sudah kembali kesatuan masing masing setelah memastikan api padam total.

"Upaya pendinginan dinyatakan berakhir dan petugas gabungan kembali kesatuan masing masing. Terakhir tadi tim dari Mangala Agni baru bergerak pulang meninggalkan lokasi," tambahnya.

Upaya pemadaman dan pendinginan tidak lepas dari peran tim gabungan selama sepekan lebih. BPBD Bengkalis berterima kasih kepada seluruh stakeholder terlibat dalam kegaiatan pemadaman, mulai dari personil Manggala Agni, personil BPBD kecamatan, provinsi, personil TNI, personil Polri, serta masyarakat peduli api (MPA) setempat.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan tim gabungan. Ini merupakan wujud pengabdian terbaik dalam menjaga hutan, lahan, dan keselamatan masyarakat," tandasnya. 

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.