Rusia Diduga Bantu Iran hingga IRGC Bom Fasilitas Badan Intelijen Pusat AS, Ini Respons Washington
valencia frida varendy July 23, 2026 12:42 PM

– Iran dilaporkan berhasil melakukan serangan terhadap dua situs yang disebut terkait dengan Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) pada Maret 2026.

Serangkaian serangan menggunakan drone tempur Iran dilaporkan menghantam sejumlah fasilitas yang diduga berkaitan dengan CIA di kawasan Teluk.

Kini, Amerika Serikat menduga Rusia turut berperan dalam membantu Iran terkait serangan tersebut.

Dikutip dari Iran International, analis intelijen AS sedang menyelidiki dugaan keterlibatan Rusia dalam operasi tersebut.

Dalam sebuah memo internal, disebutkan bahwa Rusia kemungkinan membantu proses penargetan fasilitas yang menjadi sasaran serangan.

Dua pejabat Barat menyatakan bahwa para analis meyakini serangan tersebut melibatkan varian drone Shahed buatan Iran.

Adapun drone ini telah mengalami peningkatan teknologi dengan dugaan dukungan Rusia.

Dalam laporan tersebut, satu drone disebut berfungsi menciptakan celah pada bagian luar fasilitas yang menjadi sasaran.

Sementara drone lainnya kemudian masuk melalui celah tersebut dan meledak.

Selain peningkatan akurasi dan teknologi drone, intelijen Rusia juga diduga memberikan dukungan dalam pengembangan kemampuan tersebut.

Rusia diketahui memiliki hubungan dekat dengan Iran dan selama ini menjalin kerja sama di bidang militer.

Namun, dugaan keterlibatan dalam penargetan fasilitas CIA yang bersifat sensitif dinilai menunjukkan kemungkinan peran Rusia yang lebih jauh dalam mengganggu operasi Amerika Serikat. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.