Instrumen Sulingjar 2026: Indikator Penting dan Panduan Pengisian untuk Guru dan Kepala Sekolah
SRIPOKU.COM - Memasuki agenda tahunan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menggalakkan pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar).
Berbeda dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang ditujukan bagi peserta didik, Sulinjar diisi secara mandiri oleh pendidik (guru) dan Kepala Sekolah pada seluruh jenjang pendidikan.
Sulinjar bertujuan untuk mengukur kualitas proses pembelajaran dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran efektif.
Baca juga: 50 Soal Uji Pengetahuan PPG Dalam Jabatan Beserta Kunci Jawaban Terbaru 2026
Hasil dari instrumen ini nantinya menjadi salah satu komponen utama pembentuk Rapor Pendidikan di masing-masing sekolah.
Untuk membantu Bapak/Ibu guru serta Kepala Sekolah memahami cakupan penilaian dan cara pengisiannya, berikut disajikan ulasan lengkap mengenai Instrumen Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar) 2026:
INDIKATOR UTAMA INSTRUMEN SULINJAR 2026
Instrumen Sulinjar 2026 dirancang untuk memetakan aspek-aspek non-kognitif yang memengaruhi iklim belajar-mengajar di sekolah.
Kerangka instrumen ini umumnya mencakup 9 dimensi/indikator utama:
1. Kualitas Pembelajaran (Kualitas Pengajaran)
- Manajemen Kelas: Keteraturan suasana kelas, kedisiplinan, dan manajemen waktu saat pembelajaran.
- Dukungan Psikologi: Perhatian dan umpan balik (feedback) konstruktif yang diberikan guru terhadap kebutuhan peserta didik.
- Metode Pembelajaran: Penerapan pembelajaran aktif, instruksi yang adaptif, serta diferensiasi mengajar sesuai kemampuan murid.
2. Iklim Keamanan Satuan Pendidikan
- Mengukur tingkat keamanan fisik dan psikologis di lingkungan sekolah, mencakup pencegahan dan penanganan tindakan perundungan (bullying), kekerasan seksual, serta hukuman fisik (corporal punishment).
3. Iklim Kebinekaan dan Inklusivitas
- Sikap Toleransi: Penghargaan terhadap keragaman budaya, suku, dan agama di lingkungan sekolah.
- Ketersediaan Fasilitas Inklusi: Dukungan dan aksesibilitas sekolah terhadap murid berkebutuhan khusus atau dengan hambatan belajar.
4. Kesetaraan Gender
- Dukungan sekolah terhadap hak, peran, dan kesempatan yang setara bagi murid pria maupun wanita tanpa diskriminasi.
5. Iklim Finansial dan Sosial-Ekonomi
- Pandangan dan perlakuan sekolah terhadap murid dari berbagai latar belakang status sosial-ekonomi keluarga.
6. Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah
- Visi dan misi Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, perencanaan program berbasis data, serta dukungan terhadap pengembangan profesionalisme guru.
PANDUAN CARA PENGISIAN SULINJAR 2026
Bapak/Ibu guru dan Kepala Sekolah dapat mengisi instrumen Sulinjar secara daring (online) melalui laman resmi yang disediakan kementerian. Berikut langkah-langkah umumnya:
- Akses Laman Resmi: Buka peramban (browser) dan masuk ke situs web resmi surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id.
- Input Data Login: Masukkan data yang tertera pada Kartu Login Sulinjar (Kartu Login dapat diunduh oleh proktor/operator sekolah melalui dashboard Sulinjar), yaitu:
- NPSN Sekolah
- Token Sulinjar
- NIK (Nomor Induk Kependudukan)
- Tanggal Lahir
- Pengisian Kuesioner: Jawab seluruh pertanyaan yang disajikan secara bertahap. Pastikan jawaban yang diberikan mencerminkan kondisi riil di lingkungan satuan pendidikan tempat Anda bertugas.
- Simpan dan Kirim: Setelah semua pertanyaan terisi lengkap, periksa kembali rangkuman jawaban lalu klik tombol "Kirim" atau "Selesai".
TIPS PENTING BAGI PENDIDIK DAN KEPALA SEKOLAH
- Isi Secara Objektif dan Jujur: Sulinjar bukan merupakan alat evaluasi individu untuk menilai kinerja personal guru, melainkan sarana potret kondisi lingkungan belajar secara kolektif. Tidak ada jawaban "benar" atau "salah".
- Perhatikan Rentang Waktu Pengisian: Pastikan pengisian dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh dinas pendidikan setempat agar tidak memengaruhi rekapitulasi data nasional.
- Gunakan Hasilnya untuk Refleksi: Hasil evaluasi Sulinjar yang muncul di Rapor Pendidikan dapat dimanfaatkan oleh sekolah untuk merancang program perbaikan melalui perencanaan berbasis data (PBD).
Kesimpulan
Instrumen Survei Lingkungan Belajar (Sulinjar) 2026 menjadi sarana penting untuk memotret kondisi objektif proses pembelajaran dan budaya sekolah di Indonesia.
Partisipasi aktif dan kejujuran guru serta Kepala Sekolah dalam mengisi instrumen ini menjadi kunci utama terciptanya iklim sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.***