TRIBUNSUMSEL.COM- Puluhan masyarakat kelurahan Gunug Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih nampak sangat antusias mengikuti sosialisi program peningkatan ekonomi digital yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler angkatan 85 UIN Raden Fatah Palembang.
"Kelompok 14 siap untuk mengabdi dan menghadirkan edukasi yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi masyarakat," kata Ketua Kelompok 14 KKN UIN Raden Fatah Palembang, Widiansyah Putra, Kamis (23/7/2026).
Ia menekankan pentingnya pengenalan literasi keuangan dan kepedulian terhadap tantangan dunia digital.
Acara dilanjutkan dengan sosialisasi peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pemanfaatan potensi desa dan literasi digital.
Dalam sesi ini, masyarakat diperkenalkan pada pentingnya memahami perkembangan zaman, memahami cara pemanfaatan dunia digital.
Kemudian pemberdayaan UMKM dan literasi digital, serta bangga menggunakan rupiah dalam kehidupan sehari-hari.
Materi disampaikan dengan metode yang sederhana dan menyenangkan sehingga mudah dicerna oleh masyarakat.
"Salah satu bagian paling menarik dari kegiatan adalah sesi tanya jawab, di mana sesi ini membuka seluas-luasnya bagi masyarakat desa untuk bertanyan mengenai materi yang diberikan. Sehingga hal-hal yang memang harus didiskusikan, diberikan solusi pada saat sesi tanya jawab tersebut," terang Widiansyah.
Baca juga: Kebakaran Lahan di Ogan Ilir Tembus 59,58 Hektar, Satgas Karhutla Perketat Pengawasan
Melalui kegiatan sosialisasi ini, kelompok 14 KKN UIN Raden Fatah Palembang berharap agar masyarakat tidak hanya mendapatkan wawasan baru.
Tetapi juga termotivasi untuk menerapkan potensi desa, menggunakan dunia digital dengan benar, literasi keuangan dan memperdayakan potensi desa dengan baik.
"Dengan semangat kelompok 14 KKN UIN Raden Fatah Palembang terus berupaya menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda," ucap Widiansyah.
Lurah Gunung Kemala, Tohirin memberikan sambutan mengenai tujuan utama kegiatan KKN kelompok 14.
"Yakni mendekatkan nilai-nilai kemandirian, kreativitas san kecintaan terhadap lingkungan melalui pendekatan edukasi yang interaktif," ucap Tohirin.
Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com