23 Peristiwa Kebakaran di Polman dalam 7 Bulan, Tiga Orang Tewas, Didominasi Korsleting Listrik
Abd Rahman July 23, 2026 01:47 PM

 


TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN-Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat sebanyak 23 kejadian kebakaran selama tujuh bulan mulai Januari hingga Juli 2026, Kamis (23/7/2026).

Dari data UPTD Damkar Polman 23 kejadian kebakaran tersebut, ada dua kasus di antaranya merupakan kebakaran lahan.

Sementara korban jiwa dari 23 peristiwa kebakaran terdapat dua orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka bakar. 

Baca juga: Usai Terima Remisi, Anak Binaan LPKA Mamuju Sujud Cium Kaki Ibu, Tersandung Beragam Kasus

Baca juga: Bongkar Plafon Kelas, Damkar Pasangkayu Evakuasi Sarang Tawon Madu di SMPN 1 Pasangkayu

Dua orang meningal dunia saat kebakaran perkampungan padat penduduk di Desa Galung Tulu Kecamatan Balanipa pada 28 Februari lalu. 

Kemudian satu orang meninggal saat kebakaran di Dusun 3 Tabeo Desa Tapango Barat Kecamatan Tapango pada 2 Juni 2026.

Kepala Damkar Polman, Imran menyebut dari 23 kasus kebakaran, sebanyak 21 kebakaran bangunan dan kendaraan sementara dua kasus lainnya kategori kebakaran lahan. 

Dari 23 bangunan dan kendaraan yang rusak akibat kebakaran, lima masuk kategori rusak ringan, dua rusak sedang dan 16 rusak berat. 

Sementara ada 72 unit rumah yang terdampak selama peristiwa kebakaran tahun 2026.

Imran menyebutkan penyebab utama kebakaran yang terjadi masih didominasi korsleting atau arus pendek listrik. 

“Selain itu adanya kelalaian serta gas elpiji yang terbakar, penyebab yang paling banyak masih karena korsleting listrik," ujar Imran.

Ia mengungkapkan, total kerugian akibat puluhan peristiwa kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 821.750.000.

Selain itu, sebaran kejadian kebakaran, terbanyak di Kecamatan Polewali dan Kecamatan Matakali.

Polewali ada enam kejadian kebakaran sementara Matakali empat kejadian. 

Kemudian Campalagian tiga peristiwa kebakaran, Wonomulyo dan Mapilli dua kejadian. Sementara Balanipa, Anreapi dan Tapango masing masing satu kejadian.

Dari 23 peristiwa kebakaran hanya satu yang tidak ditangani UPTD Damkar Polman. Peristiwa kebakaran rumah di Desa Gattungan, Kecamatan Campalagian pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 21.00 Wita itu tidak tertangani.

Terkait rentetan peristiwa kebakaran ini, Imran mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. 

Utamanya memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Serta saat memasak memastikan api kompor padam saat meninggalkan rumah.

Ia juga meminta masyarakat tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan karena api dapat dengan mudah merambat, terutama saat cuaca panas dan angin bertiup kencang.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran, jika melihat adanya api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga api tidak meluas," ungkapnya.(*)


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.