TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari mencatat sejumlah kejadian bencana akibat cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Batang Hari, terdapat tiga titik lokasi pohon tumbang serta tiga unit rumah warga yang mengalami kerusakan.
Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin, mengatakan peristiwa pohon tumbang terjadi di tiga lokasi berbeda, yakni di Jalan Lintas Sumatera dekat Asrama Polisi Muara Bulian, depan Polres Batang Hari, dan kawasan Jalan Baru Teratai.
"Selain pohon tumbang, laporan kerusakan rumah atau bangunan juga ada di tiga titik, yaitu di Kelurahan Teratai, Talang Inuman, dan kawasan Universitas Graha Karya Muara Bulian," katanya.
Mengenai penanganan di lapangan, Sholihin menegaskan tim BPBD telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan terhadap kerusakan. Hasil pendataan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial untuk penyaluran bantuan kepada para korban.
"Alhamdulillah, dari seluruh rangkaian kejadian angin kencang ini tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Ia menjelaskan, potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di seluruh kecamatan di Kabupaten Batang Hari mengingat saat ini masih memasuki masa pancaroba menuju musim kemarau.
Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila di sekitar rumah terdapat pohon-pohon besar, agar dirapikan atau dipangkas sehingga ketika terjadi angin kencang tidak membahayakan bangunan maupun rumah," jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan konstruksi rumah dalam kondisi kuat sehingga mampu mengurangi risiko kerusakan saat diterpa angin kencang.
"Usahakan konstruksi rumah memang kuat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat diterpa angin," pungkasnya.
Baca juga: Kepala BGN Mundur, Operasional SPPG Muara Bulian 2 Batang Hari Berjalan Normal