Latihan Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Materi Bab 1 Demi Keluarga Kurikulum Merdeka
Siti Umnah July 23, 2026 02:37 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki materi Bab 1 Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Kurikulum Merdeka, peserta didik mempelajari topik utama bertajuk Demi Keluarga.

Pada bab ini, fokus pembelajaran menekankan pada pemahaman teks naratif/cerpen, analisis karakterisasi tokoh, konjungsi urutan waktu, hingga perubahan sudut pandang (point of view) penceritaan.

Untuk menguji sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi ini, diperlukan latihan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Baca juga: Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Materi Bab 1 Demi Keluarga Kurikulum Merdeka

Soal HOTS melatih siswa untuk membaca secara kritis, menganalisis hubungan sebab-akibat antar-peristiwa, serta menginterpretasikan makna emosional dan pesan tersirat dalam cerita.

Sebagai bahan belajar mandiri siswa maupun referensi penyusunan asesmen bagi Bapak/Ibu guru di sekolah, berikut disajikan 15 Latihan Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Bab 1 Materi Demi Keluarga opsi pilihan ganda beserta kunci jawabannya:

15 LATIHAN SOAL HOTS BAHASA INDONESIA KELAS 9 SMP BAB 1 DEMI KELUARGA

Bacalah kutipan cerita berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!

Setiap malam, Ibu selalu menyisihkan sebagian porsi lauknya ke piring Kakak dan aku. Beliau beralasan sedang tidak bernafsu makan karena kekenyangan. Namun, aku tidak sengaja melihat Ibu diam-diam meminum air putih hangat yang banyak di dapur sambil menahan lapar agar kami bisa makan cukup.

(1) Berdasarkan kutipan cerita di atas, watak tokoh Ibu dapat dianalisis sebagai sosok yang...

A. Penuh kepalsuan dan suka berbohong

B. Rela berkorban demi kesejahteraan anaknya

C. Tidak komunikatif dalam menyampaikan keinginan

D. Hemat dan perhitungan terhadap makanan

Kunci Jawaban : B. Rela berkorban demi kesejahteraan anaknya

(2) Penyebab utama timbulnya rasa haru pada diri tokoh "aku" berdasarkan kutipan tersebut adalah...

A. Ibu sering meminum air putih hangat di dapur

B. Tokoh "aku" mendapati alasan Ibu tidak makan hanyalah kebohongan demi anak-anaknya

C. Makanan yang disajikan di meja makan tidak mencukupi untuk seluruh keluarga

D. Kakak tidak mau membagi lauknya kepada tokoh "aku"

Kunci Jawaban : B. Tokoh "aku" mendapati alasan Ibu tidak makan hanyalah kebohongan demi anak-anaknya

(3) Perhatikan kalimat berikut!

"Setelah mendengar kabar bahwa Ayah dirawat di rumah sakit, Rian langsung mematikan komputernya. Kemudian, ia bergegas mengemas barang-barangnya lalu berlari menuju stasiun kereta."

Fungsi konjungsi setelah dan kemudian pada kalimat di atas adalah...

A. Menyatakan pertentangan dua kejadian yang berbeda

B. Menghubungkan urutan waktu dan peristiwa secara kronologis

C. Menunjukkan hubungan sebab-akibat dari suatu peristiwa

D. Menjelaskan rincian tempat kejadian perkara

Kunci Jawaban : B. Menghubungkan urutan waktu dan peristiwa secara kronologis

(4) Bacalah teks paragraf berikut!

Rani selalu bangun pukul empat pagi untuk membantu ibunya membuat kue basah sebelum berangkat sekolah. Meskipun lelah, ia tidak pernah mengeluh karena tahu betul bahwa dari jualan itulah biaya sekolahnya dan adiknya dapat terpenuhi.

Pesan tersirat (amanat) yang paling tepat dari penggalan teks di atas adalah...

A. Pendidikan hanya bisa diraih jika kita berjualan kue

B. Seorang anak harus bekerja keras dan tidak perlu bersekolah

C. Wujud berbakti kepada orang tua ditunjukkan melalui sikap empati dan tanggung jawab

D. Anak yang baik adalah anak yang selalu bangun pukul empat pagi

Kunci Jawaban : C. Wujud berbakti kepada orang tua ditunjukkan melalui sikap empati dan tanggung jawab

(5) Kutipan teks cerita:

Aku menatap wajah Ayah yang makin renta. Garis-garis tipis di dahinya menegaskan betapa berat perjuangan beliau menafkahi kami. Aku berjanji dalam hati tidak akan membiarkan air mata menetes lagi di pipinya.

Sudut pandang penceritaan yang digunakan dalam kutipan cerita di atas adalah...

A. Orang pertama sebagai pelaku utama

B. Orang pertama sebagai pelaku sampingan

C. Orang ketiga serbatahu

D. Orang ketiga sebagai pengamat

Kunci Jawaban : A. Orang pertama sebagai pelaku utama

(6) Jika kutipan soal nomor 5 diubah menjadi sudut pandang orang ketiga serbatahu, maka pengubahan kalimat yang paling tepat adalah...

A. "Dia menatap wajah ayahnya yang makin renta. Garis-garis di dahi ayahnya menegaskan beratnya perjuangan menafkahi mereka. Ia berjanji dalam hati tidak akan membiarkan air mata menetes lagi di pipi ayahnya."

B. "Kamu menatap wajah Ayah yang makin renta. Garis-garis di dahinya menegaskan beratnya perjuangan."

C. "Kami menatap wajah Ayah yang makin renta. Kami berjanji tidak membuat Ayah menangis."

D. "Aku dan dia menatap wajah Ayah yang makin renta. Ayah terlihat sangat lelah."

Kunci Jawaban : A. "Dia menatap wajah ayahnya yang makin renta. Garis-garis di dahi ayahnya menegaskan beratnya perjuangan menafkahi mereka. Ia berjanji dalam hati tidak akan membiarkan air mata menetes lagi di pipi ayahnya."

(7) Cermati dialog berikut!

Ayah : "Nizam, Ayah tahu kamu sangat ingin ikut derma wisata bersama teman-temanmu. Tapi bulan ini adikmu harus membayar uang masuk SMA."

Nizam : "..."

Kalimat respons yang paling menunjukkan kematangan emosi dan empati tokoh Nizam terhadap situasi keluarganya adalah...

A. "Kenapa selalu adik yang diutamakan? Aku kan juga ingin senang-senang!"

B. "Ya sudah, aku tidak usah sekolah lagi sekalian kalau begitu!"

C. "Tidak apa-apa, Yah. Aku mengerti. Kebutuhan sekolah Adik jauh lebih penting saat ini."

D. "Tolongusahakan cari pinjaman uang dulu, Yah, aku malu kalau tidak ikut."

Kunci Jawaban : C. "Tidak apa-apa, Yah. Aku mengerti. Kebutuhan sekolah Adik jauh lebih penting saat ini."

(8) Bacalah teks deskripsi berikut!

Rumah kayu tua di ujung gang itu menjadi saksi bisu tumbuh kembang kami. Dinding papannya mulai lapuk tergerus usia, namun hangatnya kebersamaan di dalamnya tidak pernah pudar oleh waktu.

Majas (gaya bahasa) yang dominan digunakan pada kalimat pertama teks di atas adalah...

A. Hiperbola

B. Personifikasi

C. Metafora

D. Simile

Kunci Jawaban : B. Personifikasi

(9) Sebuah cerita naratif digambarkan memiliki alur mundur (flasback). Ciri khas perkembangan cerita dengan alur tersebut ditandai oleh...

A. Peristiwa dimulai dari masa kecil tokoh hingga ia tua secara berurutan

B. Cerita diawali dari penyelesaian atau masa kini, lalu kembali menceritakan kejadian di masa lalu

C. Cerita tidak memiliki konflik dan hanya berisi deskripsi tempat

D. Menggunakan dua tokoh utama dari latar tempat yang berbeda

Kunci Jawaban : B. Cerita diawali dari penyelesaian atau masa kini, lalu kembali menceritakan kejadian di masa lalu

(10) Bacalah penggalan cerita berikut!

Sejak krisis ekonomi menghantam, bisnis konveksi Paman gulung tikar. Namun, bukannya meratapi nasib, Paman beralih memproduksi masker kain yang saat itu sangat dibutuhkan masyarakat. Berkat kegigihannya, usaha baru tersebut justru berkembang pesat.

Nilai kehidupan yang menonjol dari figur Paman dalam kutipan cerita tersebut adalah...

A. Nilai Moral dan Daya Tahan (Resiliensi)

B. Nilai Estetika dan Keindahan

C. Nilai Keagamaan yang kental

D. Nilai Kebudayaan daerah

Kunci Jawaban : A. Nilai Moral dan Daya Tahan (Resiliensi)

(11) Bacalah dua kutipan teks berikut!

Teks 1:

Ibu berjuang sendirian membesarkan kami bertiga setelah Ayah berpulang. Beliau berjualan kue dari rumah ke rumah tanpa mengenal lelah.

Teks 2:

Ayah bekerja keras dari pagi hingga malam di bengkel. Semua peluh dan cucuran keringatnya beliau persembahkan demi mewujudkan cita-cita anaknya menjadi sarjana.

Persamaan tema dari kedua kutipan teks di atas adalah...

A. Penderitaan anak-anak panti asuhan

B. Keteguhan dan pengorbanan orang tua demi masa depan anak

C. Kegagalan seseorang dalam meraih cita-citanya

D. Kehidupan ekonomi masyarakat di pedesaan

Kunci Jawaban : B. Keteguhan dan pengorbanan orang tua demi masa depan anak

(12) Perhatikan kalimat tak efektif berikut!

"Demi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, maka Ayah bekerja keras seharian."

Perbaikan kalimat di atas agar menjadi kalimat efektif dan lugas adalah...

A. "Demi untuk kebutuhan hidup keluarganya, Ayah bekerja keras seharian."

B. "Demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Ayah bekerja keras."

C. "Untuk demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga, Ayah kerja keras."

D. "Maka demi kebutuhan keluarga, Ayah bekerja keras seharian."

Kunci Jawaban : B. "Demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, Ayah bekerja keras."

(13) Dalam analisis struktur cerpen, bagian yang berisi pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu penceritaan disebut bagian...

A. Komplikasi

B. Orientasi

C. Resolusi

D. Koda

Kunci Jawaban : B. Orientasi

(14) Bacalah paragraf berikut!

Siska tersenyum lega saat menerima amplop kelulusan. Bayangan malam-malam panjang yang ia lalui untuk belajar sambil menjaga adiknya yang sakit kini terbayar tuntas.

Bagian struktur cerpen yang diwakili oleh penggalan teks di atas adalah...

A. Orientasi

B. Komplikasi

C. Resolusi

D. Abstraksi

Kunci Jawaban : C. Resolusi

(15) Kalimat di bawah ini yang menggunakan deskripsi watak tokoh secara tidak langsung (implisit) melalui tindakan adalah...

A. Pak Budi adalah seorang laki-laki yang sangat pemarah di desanya.

B. Sintia adalah anak yang rajin, pintar, dan suka menolong teman.

C. Tanpa mengucap sepatah kata pun, Doni merogoh saku celananya dan memberikan sisa uang jorongnya kepada pengemis tua itu.

D. Maya memiliki sifat penyabar dan tidak mudah mengeluh.

Kunci Jawaban : C. Tanpa mengucap sepatah kata pun, Doni merogoh saku celananya dan memberikan sisa uang jorongnya kepada pengemis tua itu.

Latihan soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Bab 1 Demi Keluarga tidak hanya bertujuan untuk menguji aspek kebahasaan siswa, tetapi juga mengasah kepekaan emosional dan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai keluarga.

Melalui soal-soal berbasis analisis teks ini, diharapkan siswa menjadi lebih kritis dan terampil dalam mengolah gagasan.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.