- Amanda Manopo mengungkap dugaan aksi teror yang dilakukan mantan karyawannya, termasuk temuan sejumlah benda di rumahnya yang dinilai mengganggu kenyamanan.
Hal tersebut disampaikan Amanda saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).
Amanda menjelaskan dugaan tersebut terungkap setelah dirinya memutuskan memberhentikan mantan karyawan yang bersangkutan.
"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin. Dan waktu itu saya tanya, dia melakukan itu karena memang ada niatan yang ingin memecahkan," ujarnya.
Pemecatan dilakukan karena adanya tindakan yang dianggap tidak pantas dan membuatnya merasa tidak nyaman.
Menurut Amanda, ia memiliki rekaman CCTV yang disebut memperlihatkan aktivitas mantan karyawannya di dalam rumah.
Dalam rekaman tersebut, terlihat dugaan aktivitas yang dinilai tidak wajar, termasuk meletakkan benda tertentu serta melakukan tindakan yang dianggap mengganggu.
Amanda menduga tindakan tersebut berkaitan dengan upaya mengganggu kehidupan pribadinya, termasuk hubungan dengan suaminya, Kenny Austin.
Meski demikian, Amanda menegaskan bahwa dirinya tidak mempercayai hal-hal mistis, namun tetap merasa terganggu dengan kejadian tersebut.
Selain dugaan teror, Amanda juga mengungkap adanya dugaan penggelapan dana setelah dilakukan audit keuangan pasca pemecatan.
Nilai dugaan penggelapan tersebut disebut hampir mencapai Rp3 miliar dalam kurun waktu sekitar delapan bulan.
Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Amanda memastikan akan menempuh jalur hukum dan segera melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.