TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menetapkan hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026.
Berdasarkan data, jumlah pemilih di Kabupaten Mamuju mencapai 198.927 orang yang tersebar di 11 kecamatan dan 101 desa/kelurahan.
Data ini terdiri atas 100.581 pemilih laki-laki dan 98.346 pemilih perempuan.
Baca juga: KPU Mamuju Pastikan Keamanan Data Pemilih Terjaga di Pemilu 2024
Dari jumlah tersebut, Komisioner KPU Mamuju, Ibnu Imat Totori, mengungkapkan Kecamatan Mamuju menjadi wilayah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni mencapai 45.013 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 22.382 pemilih laki-laki dan 22.631 pemilih perempuan.
"Iya, Kecamatan Mamuju paling banyak. Itu tersebar di empat desa dan empat kelurahan," ungkap Imat kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (23/7/2026).
Sementara itu, Kecamatan Balabalakang menjadi wilayah dengan jumlah pemilih paling sedikit di Kabupaten Mamuju.
Total pemilih di wilayah kepulauan tersebut tercatat sebanyak 1.478 orang.
Terdiri atas 766 laki-laki dan 712 perempuan, tersebar di dua desa.
Berdasarkan klasifikasi usia, pemilih di Kabupaten Mamuju didominasi oleh Generasi Z dengan jumlah 73.050 orang.
Gen Z merupakan pemilih atau anak yang lahir dengan rentang tahun 1997 hingga 2012.
Disusul generasi milenial sebanyak 62.104 orang. Generasi yang lahir 1981 hingga 1995.
Kemudian generasi X sebanyak 45.578 orang.
Generasi X adalah seorang yang lahir dengan rentang tahun 1965–1980.
Lalu, Baby Boomer sebanyak 16.319 orang. Pemilih yang lahir dengan rentang tahun 1946–1964
Terakhir Pre-Boomer sebanyak 1.876 orang. Pemilih yang lahir di atas tahun 1946.
Data tersebut menunjukkan bahwa Gen Z dan generasi milenial menjadi kelompok pemilih terbesar di Kabupaten Mamuju.
Totalnya mencapai lebih dari 68 persen dari keseluruhan pemilih.
Sementara itu, berdasarkan klasifikasi pemilih disabilitas, tercatat sebanyak 1.628 pemilih.
Rinciannya, disabilitas fisik sebanyak 1.022 orang, disabilitas intelektual 38 orang, disabilitas mental 195 orang, disabilitas wicara 172 orang, disabilitas rungu 63 orang, dan disabilitas netra sebanyak 138 orang.
Secara keseluruhan di Sulawesi Barat, jumlah pemilih dalam rekapitulasi PDPB Semester I Tahun 2026 mencapai 1.034.703 orang. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati