TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Dua kecelakaan lalu lintas maut terjadi hanya dalam rentang waktu sekitar 15 menit di wilayah Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026) malam.
Dua peristiwa yang terjadi di lokasi berbeda itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat kejadian, termasuk seorang bocah berusia 8 tahun.
Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Wates-Kediri, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Wates. Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio meninggal dunia setelah terlindas truk pengangkut tebu usai terlibat kecelakaan.
Korban meninggal diketahui bernama Sujali (66), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Wates. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Yamaha Mio AG 3549 EAX dan membonceng Alvia Husna Maulidia (28).
Kecelakaan tersebut juga melibatkan sepeda motor Yamaha Filano bernopol W 4978 NFR yang dikendarai Kevin Joushua Perdana (27), warga Kecamatan Ngancar, serta truk Mitsubishi kuning bernopol N 8066 UF yang dikemudikan Mohammad Rizal Maulana P (22), warga Kabupaten Malang.
Baca juga: Parkir di Trotoar hingga Pungutan Liar Menjamur di Tulungagung, Petugas Tertibkan Kawasan Kota
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Yamaha Mio yang dikendarai Sujali melaju dari arah timur ke barat dan hendak menyeberang ke sisi selatan jalan.
Namun, saat berada di lokasi kejadian, pengendara diduga ragu-ragu ketika menyeberang sehingga tertabrak Yamaha Filano yang datang dari arah berlawanan.
Benturan tersebut membuat Sujali terpental ke tengah jalan hingga terlindas truk tebu yang melaju dari arah yang sama.
Akibat kejadian itu, Sujali meninggal dunia di lokasi. Sementara Alvia mengalami benturan di kepala, sedangkan Kevin mengalami luka sobek di bagian mulut. Keduanya menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kediri.
Kecelakaan Kedua Tewaskan Bocah 8 Tahun
Sekitar 15 menit kemudian, tepatnya pukul 20.15 WIB, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Desa Karanganyar, tepat di depan Kantor KDMP Kecamatan Wates.
Peristiwa ini melibatkan mobil Isuzu Traga putih bernomor polisi S 8050 WT yang dikemudikan Rif'an Rifki Afgani (29), warga Kabupaten Jombang, dengan sepeda motor Honda Beat AG 3416 ECK yang dikendarai Erdin Rusadi (29), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Wates.
Saat itu Erdin membonceng seorang anak berinisial AA (8).
Benturan keras menyebabkan AA mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara Erdin mengalami luka lecet di kepala serta mengeluhkan nyeri pada bagian pinggang belakang. Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula saat mobil Isuzu Traga melaju dari arah utara ke selatan.
Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Beat yang datang dari arah berlawanan diduga terlalu mengambil jalur kanan sehingga terjadi tabrakan adu depan.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Dua Kecelakaan di Wates Kediri
Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto membenarkan adanya dua kecelakaan maut yang terjadi hampir bersamaan di wilayah hukumnya.
"Benar, pada Rabu malam terjadi dua kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Wates," kata AKP Agus Sudarjanto saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, hasil penyelidikan awal menunjukkan kedua kecelakaan dipicu oleh faktor berbeda.
Kecelakaan pertama diduga terjadi karena pengendara Yamaha Mio kurang berhati-hati saat menyeberang jalan, sedangkan kecelakaan kedua diduga akibat pengendara Honda Beat terlalu mengambil jalur kanan hingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
"Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Para korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk proses visum, sedangkan penanganan kedua perkara telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkap AKP Agus.
Polisi mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver berbahaya yang berpotensi memicu kecelakaan.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," pungkasnya.
(Isya Anshori/Tribunmataraman.com)