Siswa RI Sabet 4 Medali Olimpiade Kimia Internasional!
GH News July 23, 2026 03:09 PM
Jakarta -

Siswa-siswa RI meraih empat medali the 58th International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 di Tashkent, Uzbekistan. Pada olimpiade ini, para siswa meraih tiga medali emas dan satu medali perunggu.

Para siswa peraih medali IChO 2026 yaitu:

  • Renault Tjandera dari SMAS Santa Laurensia, Banten meraih medali perak
  • Muhammad Arya Razan dari MAN Insan Cendekia Serpong, Banten meraih medali perak
  • Aloysius Gonzaga Duta Setyawan dari SMA Kesatuan Bangsa DI Yogyakarta meraih medali perak
  • Ahmad Kautsar Al Ramadhani dari MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur meraih medali perunggu.
Bendera merah putih di ajang IChO 2026.Bendera merah putih di ajang IChO 2026. Foto: Dok Kemendikdasmen

Head Mentor Tim IChO Indonesia 2026, Deana Wahyuningrum mengungkapkan, capaian tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya, dengan raihan dua perak dan dua perunggu. Tahun ini, dengan tiga perak dan satu perunggu, Indonesia menempati peringkat ke-28 dunia dari sekitar 95 negara peserta.

Capaian ini menjadi modal positif untuk menyiapkan siswa berlaga di Taiwan pada IChO 2027.

Persiapan Panjang

Keberhasilan para perwakilan RI di IChO 2026 didukung oleh sekolah, para mentor, dan keluarga yang mendampingi siswa selama pembinaan tingkat nasional hingga internasional. Fondasi penting ini dirancang untuk mendukung pelajar siap bersaing di tingkat internasional.

Sebelum berlaga di Uzbekistan, para siswa menjalani pembinaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

"Selamat kepada adik-adik yang meraih tiga medali perak dan satu medali perunggu pada ajang IChO," kata Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono.

Muhammad Arya Razan, salah satu delegasi RI, menjalani rangkaian seleksi dan pembinaan panjang mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), pelatihan teori dan praktikum, hingga mewakili Indonesia di Uzbekistan.

Arya menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini. Ia mengajak generasi muda sepertinya juga untuk terus mengasah kemampuan, menjajal kesempatan, dan memberikan yang terbaik.

Rajin Kompetisi Sejak SMP

Guru Kimia MAN Insan Cendekia Serpong, Sartini Subaryatun mengatakan, Arya telah menjalani pembinaan panjang sejak SMP hingga mengikuti pemusatan latihan nasional.

Ia menuturkan, perjuangan Arya dalam berkompetisi juga dititi sejak SMP. Ia kemudian bidang kimia di MAN Insan Cendekia Serpong hingga berhasil meraih medali emas OSN dan lolos pembinaan nasional.

"Kami sangat bangga melihatnya mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi adik-adik kelas untuk mengikuti jejaknya," ujar Sartini.

Orang tua Arya, Syaiful Rochman, menyampaikan rasa bangganya atas sang anak yang meraih medali olimpiade internasipnal sebagai perwakilan RI.

"Kami sebagai orang tua selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik. Alhamdulillah, perjuangan Arya membuahkan hasil. Saya sangat bangga karena ia telah mewakili Indonesia dan mengharumkan nama bangsa. Terima kasih kepada Kemendikdasmen melalui Puspresnas, para pembina, dan sekolah yang telah mendampingi seluruh proses pembinaan hingga kompetisi internasional," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.