Segera Mulai! Wali Kota Jaksel Sebut Perencanaan Pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Sudah Ada
Jaisy Rahman Tohir July 23, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo meninjau kondisi Gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kamis (23/7/2026).

Sekolah tersebut sebelumnya ambruk sejak November 2024 lalu dan dibiarkan terbengkalai hingga saat ini.

Dalam peninjauan itu, Syafrin didampingi Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan, Santoso.

"Hari ini kami meninjau keberadaan SDN Negeri 09 Kebayoran Lama, di mana memang sekolah ini sejak 2024 sudah mengalami kerusakan," ujar Syafrin di lokasi.

Syafrin mengatakan, proses renovasi gedung sekolah yang ambruk akan segera dimulai. Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta juga telah membuat rencana pembangunan.

"Sesuai dengan arahan Pak Gubernur bahwa untuk pelaksanaan pembangunan sekolah ini itu akan disegerakan. Dan kita harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama keseluruhannya sudah bisa dimulai karena perencanaannya sudah ada," kata Wali Kota.

Sebelumnya, seorang wali murid kelas V SDN Kebayoran Lama Selatan 09 bernama Evi (33) menceritakan kronologi awal ambruknya gedung sekolah tersebut.

Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba saat momen libur Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 atau dua tahun lalu.

"Awalnya itu kejadian pas libur Pilkada, jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak tahu. Warga sekitar aja yang tahu, pagi-pagi sekitar jam 06.30 atau 07.00 WIB, nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh," ujar Evi saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2026).

"Awalnya itu kejadian pas libur Pilkada, jadi nggak ada yang tahu, penjaga sekolah pun nggak tahu. Warga sekitar aja yang tahu, pagi-pagi sekitar jam 06.30 atau 07.00 WIB, nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh," ujar Evi saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2026).

Evi menjelaskan, proses robohnya bangunan berlangsung secara bertahap.

Pada pagi hari, struktur atap dan tembok mulai miring, hingga akhirnya runtuh total saat hujan deras mengguyur pada sore harinya.

Total terdapat lima ruangan yang hancur dalam insiden tersebut.

"Empat kelas sama satu UKS, jadi lima ruangan. Langsung seperti itu (hancur), makanya dua tahun ya terbengkalai begini aja," ujar Evi.

"Dari sekolah sudah lapor ke Dinas Pendidikan, cuma memang sampai saat ini belum ada kepastian," imbuh dia.

Dampak dari terbengkalainya bangunan ini membuat ratusan siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 harus menumpang belajar di gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 11.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.