Plat Nomor Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Palsu, Pengemudi Ngaku Aparat, Suruh Satpam Sujud
Ardhi Sanjaya July 23, 2026 06:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Plat nomor yang dipakai mobil Alphard penerobos lampu penyeberang jalan di Halte Transjakarta Bundaran HI (Hotel Indonesia), Jakarta Pusat, diduga palsu.

Plat nomor yang tertempel pada Alphard tersebut terdaftar untuk jenis mobil lain.

Setelah itu mobil sempat melaju perlahan.

Kemudian ia kembali menghampiri pengemudinya.

Seketika tiga orang, termasuk sopir, keluar dari kendaraan.

Mereka mendorong-dorong tubuh Vicol.

Demi menghindari perselisihan, Vicol berinisiatif mengajak mereka ke pos polisi di Bundaran HI.

Dalam perjalanan menuju pos, Vicol mengatakan tiga orang tersebut mengaku sebagai aparat.

"Sambil dorong-dorong saya di jalan, mana pospolnya ? ayo ke pospol, saya tidak takut, saya juga aparat," kata Vicol menirukan ucapan tiga orang.

Baca juga: Anggota DPRD dan Anak Terjaring OTT, Uang Suap Dipakai untuk Beli Mobil Alphard

Vicol masih menanggapi santai sikap dan ucapan ketiga orang tersebut.

"'Segala sesuatu itu pasti ada solusinya. Kenapa saya ngomong seperti itu ? biar mereka gak arogan lagi ke saya atau mukul saya di situ. Jadi saya bilang, okelah pak, nanti kita amanin, kita tunggu dulu kepala pospolnya," katanya.

Vicol  kemudian menjelaskan kronologi kejadian kepada kepala pos polisi, mulai dari dugaan pelanggaran lampu merah hingga alasan dirinya mengetuk kaca mobil dan mengajak pihak pengendara menyelesaikan persoalan di pos polisi. 

Namun, kepala pos polisi kemudian mengatakan bahwa Vicol lah yang salah. 

Baca juga: Pengakuan Patwal Arogan di Puncak Bogor, Tetap Salahkan Pemotor yang Ditendang: Senggol Alphard

"Kepala pospolnya menyampaikan ke saya, 'Kamu salah. Kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil,'" ungkap dia.

Ia mengaku akhirnya memilih meminta maaf kepada pihak pengendara. 

Menurut Vicol, keputusan itu diambil karena dirinya sendirian dan pihak pengendara disebut menanyakan vendor tempatnya bekerja serta mengancam akan melaporkannya agar dikeluarkan dari pekerjaan. 

"Saya salaman kepada beliau dan bersujud, minta maaf. 'Saya salah, saya akan jadikan pengalaman saya, pedoman saya untuk ke depannya untuk lebih hati-hati dalam melaksanakan tugas di area kerja terbatas,'" ujar dia. 

Vicol juga mengaku sempat dimaki dan kerah bajunya diangkat oleh sopir Alphard meski ia telah dua kali bersalaman dan mencium tangan pihak tersebut sebagai bentuk penghormatan. 

Di akhir keterangannya, Vicol menyampaikan permintaan maaf apabila tindakannya dianggap keliru. 

"Kalau saya yang salah di sini, saya pribadi saya minta maaf. Tetapi pihak yang satunya belum minta maaf atau sok benar semuanya," tambah dia.

lihat foto
PLAT NOMOR ALPHARD - plat nomor alpahrd yang terobos lampu penyeberangan

TribunnewsBogor.com melakukan pengecekan plat nomor Alphard yang dipakai tiga aparat tersebut.

Rupanya di web Sambara, plat nomor D 1828 XHQ milik mobil Daihatsu warna silver.

Sedangkan dalam video plat tersebut tertempel di mobil Toyota Alphard warna hitam.

Meski demikian hingga kini belum dapat terkonfirmasi kebenarannya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.