TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kabar baik datang bagi Masyarakat Terdampak bencana tanah longsor di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Setelah bencana yang terjadi pada 7 Juli 2026 lalu, bantuan logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya tiba dan segera disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga. Bantuan tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Selasa (21/7/2026).
Tak hanya disimpan sebagai cadangan menghadapi kondisi darurat, sebagian logistik akan langsung digerakkan untuk warga yang terdampak longsor di wilayah Krayan.
Kepala Subbidang Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan dukungan dari BNPB menjadi penguat bagi pemerintah daerah dalam menghadapi situasi kebencanaan, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis cukup berat.
Baca juga: Terjadi Tanah Longsor di Dua Lokasi Berbeda, BPBD Tarakan: Tidak Ada Kerusakan dan Korban Jiwa
“Bantuan ini menjadi cadangan logistik yang sangat penting bagi BPBD Kabupaten Nunukan dalam mendukung penanganan darurat. Sebagian bantuan akan segera kami distribusikan kepada masyarakat terdampak tanah longsor di Krayan,” kata Hasanuddin, Kamis (23/7/2026).
Menurut Hasanuddin, proses distribusi akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
BPBD Nunukan memastikan bantuan logistik yang diberikan dapat sampai kepada warga yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran.
Selain menyiapkan pengiriman bantuan, BPBD Nunukan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat desa, serta instansi terkait untuk memastikan tidak ada kendala dalam proses penyaluran.
Ancaman bencana susulan juga masih menjadi perhatian. Kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil membuat petugas tetap melakukan pemantauan di wilayah Krayan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor kembali.
Baca juga: Rumah Kepala SMPN 6 Tana Tidung Terseret Longsor hingga 5 Meter, Bangunan Tidak Lagi Layak Dihuni
Dukungan bantuan logistik dari BNPB ini menjadi langkah penting bagi Kabupaten Nunukan dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana.
Harapannya, kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi dan proses pemulihan pasca bencana bisa berlangsung lebih cepat.
(*)
Penulis: Fatimah Majid