TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni memastikan seluruh peserta program afirmasi pendidikan telah diberangkatkan ke daerah tujuan studi dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan pusat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni, Henry Kapuangan, usai menghadiri sidang paripurna DPRK Teluk Bintuni, Kamis (23/7/2026).
Henry menjelaskan, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan memberikan bantuan uang transport sebesar Rp10 juta per orang.
Sementara biaya tempat tinggal, pendidikan, dan kebutuhan selama masa studi ditanggung oleh Kementerian melalui program afirmasi.
Afirmasi ini, kata Henry, terdiri dari dua kategori, yakni Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).
"Untuk pendidikan tinggi terdapat 18 peserta asal Teluk Bintuni, sedangkan pendidikan menengah sebanyak delapan peserta. Semuanya sudah diberangkatkan dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Baca juga: Dr. Filep Wamafma: Putra-Putri Papua Harus Jadi Dokter Spesialis Lewat Beasiswa Afirmasi
Menurut Henry, peserta ADik akan menempuh pendidikan di berbagai daerah di Indonesia, antara lain Yogyakarta, Bandung, Malang, Ternate, Ambon, Manado, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jambi, hingga Batam, Kepulauan Riau.
Meski demikian, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terbaru dari Kementerian terkait pelaksanaan program afirmasi tahun ini.
“Program ini memang dikelola oleh kementerian, sementara tugas Dinas Pendidikan adalah memfasilitasi administrasi, menginput data, serta mendampingi peserta hingga diberangkatkan,” jelasnya.
Henry menambahkan, peserta ADik diterima di berbagai program studi sesuai hasil seleksi perguruan tinggi, mulai dari jurusan pendidikan, ekonomi, teknik sipil, hingga bidang lainnya.
“Penentuan jurusan bukan dilakukan oleh Dinas Pendidikan, melainkan oleh perguruan tinggi sesuai hasil seleksi. Yang kami pastikan adalah seluruh peserta merupakan Orang Asli Papua (OAP) yang memenuhi persyaratan program afirmasi,” katanya.
Ia berharap para penerima beasiswa afirmasi dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana dan kembali mengabdikan diri di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Harapan kami, mereka menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan siap pakai. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka dapat kembali membangun Teluk Bintuni sesuai bidang keahlian masing-masing,” tutup Henry.