Sosok Satpam yang Disuruh Sujud karena Tegur Alphard Pelanggar Lampur Merah, Tidak Dibela Atasan
Ardhi Sanjaya July 23, 2026 07:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terjawab sudah sosok satpam yang dipaksa sujud minta maaf gara-gara menegur pengemud Alphard yang menerobos lampur merah penyeberangan di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Video cekcok antara pengemudi dan satpam ini bahkan viral di media sosial.

Padahal pengemudi Alphard terbukti lewat rekaman CCTV bersalah.

Dia tetap melaju ketika lampu merah menyala guna memberi kesempatan pejalan kaki untuk menyeberang.

Tampak di video beredar, ia diapit sejumlah pria yang mengenakan baju batik.

Vicol berceritakan saat lampu merah untuk giliran pejalan kaki menyeberang, mobil itu justru tetap melaju.

"Karena saya kesal saya pukul kaca mobilnya, Woi lampu merah. Saya cuma bilang seperti itu," katanya dalam video klarifikasi.

lihat foto
PLAT NOMOR ALPHARD - plat nomor alpahrd yang terobos lampu penyeberangan

Setelah itu mobil sempat melaju perlahan.

Kemudian ia kembali menghampiri pengemudinya.

Seketika tiga orang, termasuk sopir, keluar dari kendaraan.

Mereka mendorong-dorong tubuh Vicol.

Demi menghindari perselisihan, Vicol berinisiatif mengajak mereka ke pos polisi di Bundaran HI.

Dalam perjalanan menuju pos, Vicol mengatakan tiga orang tersebut mengaku sebagai aparat.

Baca juga: Plat Nomor Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Palsu, Pengemudi Ngaku Aparat, Suruh Satpam Sujud

"Sambil dorong-dorong saya di jalan, mana pospolnya ? ayo ke pospol, saya tidak takut, saya juga aparat," kata Vicol menirukan ucapan tiga orang.

Vicol masih menanggapi santai sikap dan ucapan ketiga orang tersebut.

"'Segala sesuatu itu pasti ada solusinya. Kenapa saya ngomong seperti itu ? biar mereka gak arogan lagi ke saya atau mukul saya di situ. Jadi saya bilang, okelah pak, nanti kita amanin, kita tunggu dulu kepala pospolnya," katanya.

Vicol  kemudian menjelaskan kronologi kejadian kepada kepala pos polisi, mulai dari dugaan pelanggaran lampu merah hingga alasan dirinya mengetuk kaca mobil dan mengajak pihak pengendara menyelesaikan persoalan di pos polisi. 

Namun, kepala pos polisi kemudian mengatakan bahwa Vicol lah yang salah. 

"Kepala pospolnya menyampaikan ke saya, 'Kamu salah. Kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil,'" ungkap dia.

Ia mengaku akhirnya memilih meminta maaf kepada pihak pengendara. 

Menurut Vicol, keputusan itu diambil karena dirinya sendirian dan pihak pengendara disebut menanyakan vendor tempatnya bekerja serta mengancam akan melaporkannya agar dikeluarkan dari pekerjaan. 

"Saya salaman kepada beliau dan bersujud, minta maaf. 'Saya salah, saya akan jadikan pengalaman saya, pedoman saya untuk ke depannya untuk lebih hati-hati dalam melaksanakan tugas di area kerja terbatas,'" ujar dia. 

Vicol juga mengaku sempat dimaki dan kerah bajunya diangkat oleh sopir Alphard meski ia telah dua kali bersalaman dan mencium tangan pihak tersebut sebagai bentuk penghormatan. 

Di akhir keterangannya, Vicol menyampaikan permintaan maaf apabila tindakannya dianggap keliru. 

"Kalau saya yang salah di sini, saya pribadi saya minta maaf. Tetapi pihak yang satunya belum minta maaf atau sok benar semuanya," tambah dia.

Vicol Harefa memiliki akun Instagram @vicolharefa.

Ia memiliki 224 pengikut.

Dalam akunnya, Vicol kerap memposting reel video pribadi.

Postingan terakhirnya tampak sedang berpose dengan latar belakang Bundaran HI.

Meski tidak dibela atasan, namun kini sudah banyak dukungan dari netizen.

"Jangan mau damai broo.. Semangat"

"Semangat bang , kita viralin biar mereka ketar ketir"

"Ngapain kau takut. Kami rakyat Indonesia bersama mu. Akan kami kawal kasus mu ini smpai mereka smua di pecat"

"Jangan takut bang, banyak yg dukung "

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.