FIFA secara resmi mengumumkan “Tim Terbaik Turnamen Piala Dunia 2026”, susunan ideal yang menyoroti para pemain paling berpengaruh sepanjang kompetisi. Dengan formasi taktis 4-3-3, tim ini menampilkan dua pemain asal Argentina: Lisandro Martínez di jantung pertahanan dan Lionel Messi sebagai ujung tombak serangan.
Trio penyerang tersebut terdiri dari beberapa bintang terbesar sepak bola dunia, dengan Messi di sayap, penyerang Norwegia Erling Haaland sebagai penyerang tengah, dan pemain asal Prancis Kylian Mbappé di sisi kiri. Di lini tengah, terbentuk segitiga kelas atas dengan gelandang Spanyol Rodri sebagai jangkar utama, didampingi oleh pemain Inggris Jude Bellingham di kiri dan gelandang Prancis Michael Olise di kanan.
Lini pertahanan diperkuat oleh Lisandro Martínez yang berduet dengan bek Prancis Dayot Upamecano di posisi bek tengah, sementara di sisi kanan dan kiri ditempati oleh pemain Spanyol Pedro Porro dan Marc Cucurella. Sementara itu, kejutan terbesar dalam daftar ini datang dari posisi penjaga gawang dengan masuknya Vozinha, berkat penampilan bersejarahnya bersama tim nasional Tanjung Verde.
Pada saat yang sama, Federasi Internasional Sejarah dan Statistik Sepak Bola (IFFHS) menganugerahkan Lionel Messi penghargaan sebagai Pemain Terbaik Turnamen, penghormatan individu tertinggi dari organisasi tersebut. Penghargaan ini ditentukan melalui indeks performa keseluruhan badan tersebut, sebuah metode berbasis data yang menilai penilaian pertandingan, jumlah gol, assist, serta dampak langsung dalam babak gugur.
“Angka-angka yang mendukung pengakuan ini benar-benar luar biasa dalam segala ukuran,” ujar IFFHS dalam pernyataan resminya. Kapten tim Argentina itu memainkan seluruh 7 pertandingan turnamen (total 626 menit di lapangan), mencatat 8 gol dan 4 assist. Keterlibatannya secara langsung dalam 12 gol menjadi faktor kunci dalam perjalanan tim nasional di setiap tahap krusial kompetisi.
Analisis teknis menyimpulkan bahwa rata-rata penilaian pertandingan Messi mencapai 8,33 dari 10. Organisasi tersebut menekankan bahwa skor ini mencerminkan konsistensi performa luar biasa di bawah tekanan, mulai dari fase grup hingga akhir turnamen, menempatkannya di atas para pemain unggulan lainnya di Piala Dunia 2026.