Kalipinusan Poncosumo jadi Daya Tarik Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang
Haorrahman July 23, 2026 09:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - Destinasi wisata alam Kalipinusan Poncosumo di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata favorit di lereng Gunung Semeru. Pada masa libur sekolah pada Juni 2026, kawasan wisata ini mencatat kunjungan sebanyak 3.764 wisatawan.

Data pengelola juga menunjukkan tingginya mobilitas wisatawan yang datang ke lokasi. Selama periode tersebut, tercatat 1.102 unit sepeda motor dan 459 unit mobil memasuki kawasan Kalipinusan Poncosumo.

Daya tarik utama destinasi ini adalah suasana hutan pinus yang sejuk serta aliran sungai alami yang jernih. Kombinasi tersebut menghadirkan pengalaman rekreasi yang dekat dengan alam, sehingga menjadi pilihan bagi keluarga maupun komunitas pencinta alam.

Baca juga: 29 SPPG Lumajang Belum Daftarkan Relawan ke BPJS Ketenagakerjaan

Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung, mulai dari area bersantai, spot foto berlatar alam, hingga wahana petualangan. Pengelola turut menyediakan layanan penyewaan tenda bagi wisatawan yang ingin berkemah dan menikmati suasana malam di kawasan hutan pinus lereng Gunung Semeru.

Koordinator Wisata Kalipinusan Poncosumo, Sarji, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung mulai terasa sejak memasuki masa liburan sekolah. Menurutnya, kesejukan hutan pinus dan aliran sungai alami menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan datang, termasuk dari luar Kabupaten Lumajang.

Baca juga: Sejak 2019 ada 36 Warga Lumajang Ubah Kolom Agama di KTP Menjadi Penghayat Kepercayaan

"Selama liburan sekolah ini, arus pengunjung mengalami lonjakan yang cukup baik. Mayoritas wisatawan yang datang bukan hanya warga lokal Lumajang, melainkan banyak yang datang dari luar kota untuk menikmati kesejukan alam di sini," ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Ekonomi Warga

Kepala Desa Sumberwuluh, Sulhan, menilai peningkatan kunjungan tersebut menjadi indikator bahwa wisata berbasis alam di wilayah Lumajang selatan semakin dikenal masyarakat. Kondisi itu juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

"Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, pengelola parkir, hingga warga yang menyediakan berbagai jasa pendukung wisata," katanya.

Baca juga: Pemkab Lumajang Tambah Rp 62,9 Miliar di P-APBD 2026 untuk Perbaikan Jalan dan Irigasi

Sulhan menambahkan, selama Juni 2026 rata-rata terdapat sekitar 30 tenda yang berdiri setiap hari di kawasan wisata tersebut. Hal ini menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menikmati pengalaman berkemah di tengah suasana hutan pinus.

"Suasana alam yang sejuk dan teduh menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga maupun komunitas pencinta alam yang ingin menikmati pengalaman bermalam di tengah rindangnya pepohonan," ujarnya.

Pemerintah Desa Sumberwuluh berkomitmen terus mengembangkan Kalipinusan Poncosumo melalui kolaborasi dengan kelompok pengelola dan masyarakat. Upaya tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.

"Dengan pengelolaan yang baik dan partisipasi masyarakat, Kalipinusan Poncosumo diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata favorit, tetapi menjadi penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan mengedepankan kelestarian alam," tambah Sulhan.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.