Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Bangkai truk pengangkut ratusan dus air mineral yang terguling di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026), belum juga dievakuasi hingga petang.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur nasional tersebut mengalami kepadatan dari kedua arah. Antrean kendaraan dari arah Bandung menuju Sumedang bahkan mengular hingga mendekati kawasan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor.
Berdasarkan pantauan TribunJabar.id hingga sekitar pukul 18.45 WIB, petugas kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang masih berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas secara bergantian.
Baca juga: Breaking News - Truk Pengangkut Air Mineral Terguling di Jatinangor Sumedang, Jalan Macet 1 Km
Sementara itu, bangkai truk bernomor polisi K 8424 YK masih berada di lokasi kejadian sambil menunggu proses evakuasi menggunakan mobil derek yang rencananya akan didatangkan.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Truk yang mengangkut ratusan dus air mineral itu terguling ke sisi kiri jalan di wilayah Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Meski demikian, kecelakaan itu sempat membuat arus kendaraan dari arah Bandung menuju Sumedang maupun sebaliknya tersendat. Kendaraan hanya bisa melintas dengan kecepatan rendah karena sebagian badan jalan tertutup badan truk.
Di lokasi kejadian, petugas bersama warga juga terlihat memindahkan muatan air mineral dari dalam truk ke area gerbang SMP Negeri 1 Jatinangor untuk memudahkan proses evakuasi kendaraan.