Optimisme Wali Kota Mojokerto Ning Ita Tembus CKG 100 Persen di Oktober, Minta Nakes Turun Lapangan
Dyan Rekohadi July 23, 2026 09:53 PM

 

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO -  Pemerintah Kota Mojokerto terus memacu akselerasi kualitas pelayanan publik dengan menargetkan seluruh warga mendapatkan pemeriksaan medis tanpa dipungut biaya sedikit pun alias Gratis secara menyeluruh.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari optimistis program Cek Kesehatan Gratis (CKG) akan tuntas mencapai target 100 persen pada Oktober 2026 mendatang.

Guna memastikan percepatan itu berjalan optimal, Nakes disiagakan untuk terjun langsung mendatangi sekolah hingga ke permukiman warga.

Langkah jemput bola itu diharapkan mampu mendeteksi potensi penyakit menular maupun tidak menular sejak dini di tengah masyarakat.

Baca juga: Polres Lamongan Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Haul Akbar Ponpes Langitan

 
Capaian Lampaui Target Nasional dan Strategi Jemput Bola


Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menargetkan capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dalam waktu sekitar tiga bulan akan menyentuh 100 persen, pada Oktober Tahun 2026.

Adapun capaian program CKG saat ini telah mencapai 71,5 persen atau 102.121 jiwa.

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto mengatakan, dirinya optimistis program CKG dapat tercapai sesuai terget dengan metode jemput bola yang melibatkan seluruh Fasyankes.

Ia juga meninjau langsung pemeriksaan kesehatan gratis di SMP/SMA Darul Quran, Wates, Kecamatan Magersari, pada Kamis (23/7/2026).

"Percepatan pelaksanaan program ini berkat sinergi dari lintas sektor. Capaian sudah 71,5 persen dan cepat dari target, tenaga kesehatan masif turun langsung ke sekolah tidak menunggu masyarakat datang ke Puskesmas," ujar Ning Ita.

Dikatakan Ning Ita, target cakupan 100 persen ini melebihi target nasional di angka 46 persen.

Terlebih, Kota Mojokerto berhasil merealisasikan program CKG 100 persen tahun 2025 lalu.

"Maka tahun ini juga harus 100 persen lagi, melesat jauh di atas target nasional. Masyarakat berhak mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis," ucap Wali Kota Perempuan Pertama di Mojokerto itu.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Ning Ita Tebar Beasiswa Kuliah, Gelontor Anggaran Rp 1 Miliar

 
Penyisiran Warga dan Cakupan Layanan Medis


Ditambahkan Wali Kota Ning Ita, pihaknya menargetkan seluruh sasaran mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis maksimal pada Oktober 2026 nanti.

Petugas kesehatan akan turun ke lapangan, menyisir warga yang belum mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis di bulan November nanti.

Adapun pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan kondisi fisik, laboratorium, kesehatan mata dan rekam jantung (EKG).

Selanjutnya, pemeriksaan khusus bagi perempuan meliputi skrining IVA serta pemeriksaan hemoglobin (HB).

Pemeriksaan ini mendeteksi berbagai penyakit menular maupun tidak menular.

Baca juga: Santriwati Kota Mojokerto Digembleng Siaga Bencana, Wali Kota Ning Ita Gelar Program TAMATREN

 
Jaminan Layanan Kesehatan Gratis Lewat Status UHC


Pemerintah daerah memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh kemudahan penuh saat memanfaatkan fasilitas medis yang disediakan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Mojokerto, Citra Mayangsari menambahkan,  bahwa Kota Mojokerto berstatus Universal Health Coverage (UHC) sehingga masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan gratis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.