TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Bupati Paser, Fahmi Fadli, ikut memeriahkan ajang Paser International Table Tennis Championship (PITTC) 2026 dengan turun langsung ke lapangan menghadapi sejumlah atlet tenis meja.
Hari ini, Bupati Paser memainkan tiga pertandingan sekaligus yang tampil pada dua laga tunggal putra dan satu pertandingan ganda putra di Gelanggang Olahraga (GOR) Sadurengas, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (23/7/2026).
Bupati Paser, Fahmi Fadli menyampaikan bahwa keikutsertaannya pada ajang PITTC ini memiliki makna tersendiri, selain hobi dengan olahraga tersebut, namun juga memiliki manfaat dari segi kesehatan.
Baca juga: Satgas TMMD Kodim 0904/Paser Gelar Penyuluhan Pertanian, Fokus Peningkatan Kapasitas Petani Desa Biu
"Yang jelas saya ikut bertanding ini karena, satu menyehatkan, kedua menyenangkan, dan yang ketiga ikut memeriahkan serta memotivasi pemain-pemain tenis meja, khususnya atlet lokal Paser," terang Fahmi usai bertanding.
Diakui, pada turnamen tenis meja tahun ini memang ada peningkatan dengan skala internasional dibandingkan dengan event di tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, di ajang PITTC ini hadir beberapa negara seperti Filipina, Malaysia, Kamboja, India, Jepang, dan Korea, serta pemain-pemain nasional Indonesia. Jadi ada peningkatan dibanding dengan turnamen sebelumnya," tambahnya.
Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam mengembangkan sport tourism.
Selain itu, pertandingan ini juga menjadi sarana pembinaan atlet tenis meja Paser, sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 November mendatang.
"Ajang ini juga menjadi latih tanding bagi atlet lokal Paser yang tengah bersiap menghadapi Porprov. Dengan pertandingan internasional ini, atlet lokal kita bisa mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman," ungkapnya.
Untuk itu, Fahmi berharap ajang PITTC ini dapat menjadi wadah bagi atlet muda Paser untuk menggali dan meningkatkan potensi mereka.
"Syukur-syukur mereka bisa berkembang menjadi atlet profesional di masa depan," timpalnya.
Selain itu, Fahmi menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan olahraga dengan kehadiran penonton dan dukungan publik dianggap akan semakin memacu semangat atlet untuk tampil maksimal.
PITTC menjadi salah satu agenda olahraga terbesar yang digelar di Bumi Daya Taka tahun ini. Dengan kehadiran atlet mancanegara, turnamen ini diharapkan mampu meningkatkan citra Paser sebagai daerah yang serius mengembangkan olahraga sekaligus pariwisata.
"Semoga kejuaraan ini menjadi momentum kebangkitan olahraga di Paser, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional," pungkas Fahmi. (*)