Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia, Open Dining Mulai Uji Coba di Kota Tua
Feryanto Hadi July 23, 2026 10:24 PM

 

 

‎Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan layanan Open Top Tour Jakarta dengan rute terbaru Jakarta Batavia sekaligus meluncurkan uji coba Open Dining of Jakarta di kawasan Kali Besar, Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (23/7/2026).

Kedua inovasi tersebut dihadirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata, menghidupkan kawasan bersejarah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif menuju Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.

Rano mengatakan, kehadiran rute Jakarta Batavia diharapkan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat maupun wisatawan dalam menikmati wajah ibu kota.

"Melalui Open Top Tour, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati sisi modern, sejarah, budaya, hingga perkembangan Jakarta dalam satu layanan yang mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya," ujarnya.

Menurut Rano, berbagai agenda budaya yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta mulai memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata. Hal itu tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca juga: Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Bantu Ahli Waris Mandiri, Rano Karno Beri Apresiasi

"Berbagai inisiatif budaya kami hadirkan untuk menarik minat wisatawan sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat. Hasilnya cukup signifikan. Pada Mei 2026, perjalanan wisatawan nusantara meningkat 6,97 persen menjadi 8,82 juta, sedangkan kunjungan wisatawan mancanegara naik 8,17 persen menjadi 1,04 juta," ungkapnya.

Dengan diluncurkannya rute Jakarta Batavia, Transjakarta kini mengoperasikan empat layanan Open Top Tour, yakni Jakarta Skyline, Jakarta Heritage, Jakarta Explorer, dan Jakarta Batavia.

Seluruh rute tersebut menawarkan pengalaman berkeliling menikmati panorama kota, kawasan bersejarah, hingga ikon-ikon Jakarta.

Rano menilai, layanan tersebut menjadi bukti bahwa transportasi publik tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga dapat menjadi media edukasi yang memperkenalkan sejarah, budaya, dan perkembangan Jakarta kepada masyarakat maupun wisatawan.

Pemprov DKI Jakarta juga memulai uji coba Open Dining of Jakarta, konsep wisata kuliner yang memadukan pengalaman bersantap di atas bus dengan pemandangan kota.

Baca juga: Petugas Keamanan di Halte Transjakarta Bundaran HI Ungkap Kronologi Cekcok dengan Pengemudi Alphard

Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi untuk masyarakat umum pada 1 Agustus 2026, sementara pemesanan dapat dilakukan mulai 25 Juli 2026 melalui aplikasi TJ: Transjakarta yang bekerja sama dengan Klook.

"Open Dining ini masih dalam tahap uji coba. Kami berharap masyarakat dapat menikmati Jakarta dari perspektif yang berbeda, bukan hanya melihat kotanya, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, dan identitasnya," jelasnya.

Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan, Open Dining of Jakarta akan beroperasi sebanyak dua hingga tiga kali setiap hari dengan kapasitas maksimal 30 penumpang dalam setiap perjalanan.

Layanan tersebut dapat dinikmati secara individu maupun untuk kegiatan kelompok dan acara khusus.

"Tarifnya Rp500.000 per orang, sudah termasuk paket makan lengkap mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama, hingga pencuci mulut. Selama perjalanan, penumpang juga akan menikmati pertunjukan musik biola secara langsung serta narasi mengenai sejarah kawasan dan cerita di balik menu yang disajikan," kata Welfizon.

Ia menambahkan, minat masyarakat terhadap layanan Open Top Tour terus menunjukkan tren positif. Seluruh perjalanan pada rute-rute yang telah lebih dulu beroperasi selalu terisi penuh oleh penumpang.

Melalui kehadiran Open Top Tour Jakarta Batavia dan Open Dining of Jakarta, Pemprov DKI Jakarta berharap daya tarik wisata ibu kota semakin meningkat, kawasan Kota Tua semakin hidup, serta tercipta peluang yang lebih besar bagi pelaku UMKM, industri kuliner, dan sektor ekonomi kreatif. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.