Viral Dugaan Pedagang Ronde Alun-alun Kota Batu Jual Kuah Sisa, Wali Kota hingga Dewanti Merespons
Dwi Prastika July 23, 2026 11:22 PM

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Dya Ayu 

TRIBUNMADURA.COM, KOTA BATU - Unggahan di media sosial Threads yang menuding seorang pedagang ronde di Alun-alun Kota Batu, Jawa Timur, diduga menggunakan kembali sisa kuah pelanggan memicu perhatian publik, Kamis (23/7/2026).

Ramainya perbincangan di media sosial membuat Pemerintah Kota Batu turun tangan dengan melakukan pengecekan langsung serta memperketat pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Tak hanya pemerintah daerah, mantan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, dan Wali Kota Batu, Nurochman, juga ikut merespons polemik tersebut.

Keduanya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus memastikan adanya langkah pembinaan untuk menjaga kepercayaan wisatawan terhadap kuliner Kota Batu.

Beberapa hari ini, Kota Batu ramai disebut di Threads, menyusul adanya unggahan seseorang yang mengaku wisatawan, soal salah satu penjual ronde di Alun-alun Kota Batu yang diduga mengumpulkan sisa kuah untuk dijual lagi.

Unggahan tersebut mengundang reaksi dan komentar warganet yang sebelumnya juga pernah membeli ronde di lokasi yang sama.

Bahkan untuk menindaklanjuti dugaan itu, Sekda Kota Batu, Alfi Nurhidayat pada Rabu (22/7/2026) kemarin bersama Plt Kadiskumperindag Kota Batu, datang ke lokasi untuk memastikan keamanan makanan dan minuman yang dijual para pedagang di sana.

Untuk memastikan kualitas layanan, keamanan produk kuliner, serta memberikan perlindungan kepada para konsumen, Alfi memerintahkan Diskumperindag untuk lebih perketat pembinaan PKL di kawasan Alun-alun Kota Batu.

Baca juga: Pria Kota Batu yang Disebut Mirip Yesus Viral, Mengaku Buat Akun Instagram untuk Berdakwah Islam

Yang menarik, mantan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko ikut turun tangan dan membalas Threads wisatawan dengan akun @eggieeew yang pertama kali membagikan ceritanya saat ia dan rombongannya membeli ronde itu.

Info terkini kak, sudah diambil tindakan oleh dinas dan disanksi juga oleh paguyuban di alun-alun, karena merusak nama baik pedagang semua. Mohon maaf sekali lagi,” isi balasan Dewanti Rumpoko.

Tak berhenti di situ, beragam komentar dan reaksi warganet di Threads terus mengalir terkait ronde ini.

Bahkan Wali Kota Batu, Nurochman, juga turut membalas komentar warganet yang membuat postingan mencari keberadaan Nurochman sebagai Wali Kota Batu.

Sebenernya batu punya walkot gak seee. Ada rame d medsos perkara ronde yg turun tangan ibu walkot yg lama. Herman.... Dzumafooooo,” tulis akun Snailbro.13.

Baca juga: Simak Jalur Alternatif Saat Jalan Hasanudin Kota Batu Ditutup Total hingga Oktober 2026

Yang artinya "sebenarnya Batu punya wali kota atau tidak, ada ramai di media sosial perkara ronde yang turun tangan ibu wali kota yang lama, mengherankan."

Postingan itupun langsung dijawab oleh Nurochman dengan kalimat sejuk dan pihaknya mengatakan akan terus berbenah untuk Kota Batu yang lebih baik.

Matur nuwun (terima kasih) mas atas kritik dan sarannya. Kami terbuka menerima setiap masukan. Masih banyak yang perlu kami benahi. Mohon dukungannya, kami akan terus berbenah. Salam,” isi balasan Nurochman.

Unggahan Viral

Wisatawan dengan akun Threads @eggieeew membagikan ceritanya saat berlibur ke Kota Batu pada akhir pekan lalu.

Saat itu pemilik akun bersama dengan rombongannya membeli ronde dan melihat penjual ronde ini diduga mengumpulkan sisa-sisa kuah ronde itu dimasukan dalam wadah panci untuk kembali dijual.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.