Mahasiswa KKN USK Edukasi Kaum Ibu Bandar Dua Tentang Pencegahan dan Penanggulangan TBC
Eddy Fitriadi July 23, 2026 10:28 PM

 

SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 85 melaksanakan program Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) Bersama Posyandu di Gampong Drien Bungong, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada 11 Juli 2026.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit tuberkulosis (TBC) serta pentingnya upaya pencegahan dan penanggulangannya. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali gejala TBC, memahami cara penularannya, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit di lingkungan sekitar.

Ketua KKN Reguler Periode XXIX USK Kelompok 85, Ahmad Sultan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan informasi yang mudah dipahami mengenai TBC agar masyarakat mengetahui cara mencegah penularannya serta tidak ragu untuk memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Harapannya, edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran penyakit tersebut," ujarnya.

Program edukasi ini juga mendapat dukungan dari Keuchik Gampong Drien Bungong, Tgk. Jauhari, S.E. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah gampong dalam mendukung berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit serta mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.

Baca juga: ISBI Aceh Implementasikan Hibah Karya Inovasi Nusantara 2026 di Pidie Jaya

Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu-ibu Posyandu di Gampong Drien Bungong. Materi edukasi disampaikan oleh Balqis Izzatunnisaa', mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Dalam penyampaiannya dijelaskan secara singkat mengenai penyebab, gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan TBC.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan konsep One Health, yaitu bahwa kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan saling berkaitan. Sebagai tambahan wawasan, disampaikan bahwa beberapa jenis hewan, seperti sapi, juga dapat mengalami tuberkulosis yang disebabkan oleh bakteri yang berbeda, sehingga kesehatan hewan turut berperan dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan yang baik dari para peserta Posyandu. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh masyarakat. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir serta menyimak setiap materi yang disampaikan.

Melalui program Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan TBC Bersama Posyandu, mahasiswa KKN Reguler Periode XXIX USK Kelompok 85 berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan kepatuhan terhadap pengobatan TBC.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa upaya pengendalian penyakit dapat dilakukan secara bersama melalui pendekatan One Health demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.(rel/*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.