TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pria berinisial WJS yang diketahui berprofesi sebagai dokter spesialis kejiwaan, ditemukan meninggal dunia di kamar Hotel Favor, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota, Rabu (22/7/2026) siang.
Korban ditemukan dalam kamar nomor 5119 setelah pihak hotel melakukan pemeriksaan karena waktu menginapnya telah habis, namun tidak ada respons dari dalam kamar.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.
"Benar, ada penemuan seorang laki-laki yang meninggal dunia di salah satu kamar hotel di wilayah Pekanbaru Kota.
Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian korban," ujar Anggi, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui melakukan check-in ke Hotel Favor pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.02 WIB.
Keesokan harinya, korban memperpanjang masa menginap.
Pada Rabu sekitar pukul 13.25 WIB, petugas hotel mendatangi kamar korban karena sudah memasuki waktu check-out.
Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu, tidak ada jawaban dari dalam kamar.
Petugas kemudian mencoba membuka pintu menggunakan kunci cadangan, tetapi pintu hanya terbuka sebagian karena masih terkunci dari dalam menggunakan pengaman tambahan.
Pemeriksaan melalui jendela juga tidak memperlihatkan keberadaan korban.
Petugas hotel lalu memanggil bagian engineering dan petugas keamanan untuk membuka pintu kamar.
Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi duduk membungkuk di lantai di samping tempat tidur dan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Pihak hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekanbaru Kota sekitar pukul 14.15 WIB.
Tak lama berselang, personel kepolisian bersama Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 15.40 WIB, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau guna menjalani visum.
AKP Anggi mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan indikasi awal adanya tindak pidana.
Meski demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian korban.
"Dugaan sementara korban memiliki riwayat penyakit.
Namun kami tetap menunggu hasil visum sebagai dasar untuk memastikan penyebab meninggalnya korban," tutupnya.
( Tribunpekanbaru.com / Rizky Armanda )