Laporan Wartaan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pusat Riset Center for Tropical Veterinary Studies-One Health Collaboration Center (CENTROVETS-OHCC) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melakukan langkah strategis untuk penguatan jejaring kerjasama regional dan internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga Malaysia One Health University Network (MyOHUN).
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 23 Juli 2026 tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara ilmiah dan bisnis The Global Animal Production and Veterinary Industry Summit (GAVIS) 2026, dari 21-23 Juli 2026.
Hal yang menarik dan sekaligus membanggakan dalam penandatanganan dokumen kerjasama ini adalah pelaksanaannya berlangsung pada panggung utama Ruang Perdana Hall, Gedung Putrajaya International Convention Center (PICC), di wilayah Putrajaya, Malaysia.
Dari pihak CENTROVETS-OHCC USK penandatanganannya dilakukan langsung oleh Kepala Pusat Riset, drh. Teuku Reza Ferasyi, MSc., PhD., dan dari pihak MyOHUN oleh Presidennya, Prof. Abdul Rahman Omar, DVM, PhD.
Prosesi penandatanganan MoU tersebut juga turut disaksikan oleh sejumlah pejabat Universitas dan pakar kedokteran hewan dari Malaysia serta para pengusaha industri produk veteriner. Selain itu juga turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI), perwakilan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, dan perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Kuala Lumpur.
“Di era persaingan pendidikan tinggi global yang semakin kuat saat ini, maka dalam rangka meningkatkan kepakaran ilmiah dan memperkuat kerjasama riset internasional dalam ruang lingkup bidang One Health, kami telah bersepakat dengan lembaga MyOHUN untuk saling mendukung pelaksanaan tri dharma yang dapat bermanfaat bagi kalangan akademik, pemerintah dan masyarakat umum,” demikian Teuku Reza.
Baca juga: Mahasiswa KKN USK Edukasi Kaum Ibu Bandar Dua Tentang Pencegahan dan Penanggulangan TBC
Sementara itu, Presiden MyOHUN menyampaikan bahwa kerjasama ini memiliki nilai strategis untuk memperluas jejaring dan aspek penelitian dari kedua pihak, khususnya di Sumatera, melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan fasilitas yang dimiliki kedua pihak.
“Kami berharap melalui kerjasama ini akan melahirkan banyak kontribusi akademik, baik draft kebijakan maupun inovasi riset untuk mendukung penguatan implementasi pendekatan One Health secara regional maupun global,” ungkap Prof. Abdul Rahman.
Selama beberapa tahun terakhir Pusat Riset CENTROVETS-OHCC yang merupakan salah satu unit kegiatan akademik di bawah pembinaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK telah banyak berkontribusi secara akademik dan mendukung kebijakan daerah.
Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan melalui dukungan internal USK maupun dalam bentuk kerjasama dengan instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta pusat kepakaran di dalam dan luar negeri.(*)