Pengabdian Masyarakat Undana Hadirkan Inovasi Akuakultur dan Pemasaran Digital di Naikoten
Ryan Nong July 24, 2026 02:19 AM

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Universitas Nusa Cendana Kupang (Undana) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pengembangan Inovasi Akuakultur dan Digital Marketing pada Kelompok Budidaya untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Naikoten Kota Kupang.

Kegiatan tersebut menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi dan teknologi. Fokus program adalah meningkatkan kapasitas budidaya, memperluas akses pasar, dan mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Adapun program ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendiktisaintek RI Tahun Anggaran 2026 dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dalam ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Baca juga: Alumni Faperta Undana Jadi Pionir IoT Pertanian Lahan Kering Pertama di NTT

Program ini diketuai oleh Immaria Fransira, M.P., dengan anggota Desy Amalia Hidayati, S.Pi., M.P., dan Yakobus C.W. Siubelan, M.Si. Program berlangsung pada 3, 4, dan 13 Juli 2026 dengan melibatkan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mutiara sebagai mitra utama, serta masyarakat Naikoten Satu, Kota Kupang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan aset pendukung kepada Pokdakan Mutiara. Bantuan yang diserahkan meliputi mesin pencetak pakan, mesin mixer pakan, set pengolahan pakan berbahan imunostimulan, set budidaya ikan dalam ember (budikdamber), set pengolahan hasil perikanan, serta berbagai peralatan pendukung lainnya yang dibutuhkan.

Penyerahan bantuan berupa aset tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas produksi sekaligus efisiensi usaha budidaya. Selain itu, bantuan juga diharapkan mendorong diversifikasi produk perikanan yang memiliki nilai tambah.

Kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian pelatihan yang terbagi ke dalam tiga materi utama sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan anggota Pokdakan Mutiara dalam mengembangkan usaha budidaya perikanan secara berkelanjutan.

Pelatihan pertama (3 Juli 2026) membahas budikdamber yang dipandu Wesly Pasaribu, S.Pi., M.Si. dan Tania Nilakandhi, S.Pi., M.P. Pada sesi ini, peserta diajak mempraktikan pembuatan budikdamber, mulai dari persiapan wadah, hingga penanaman komoditas sayuran yang dapat dibudidayakan secara terpadu.

Pelatihan kedua (4 Juli 2026) mengangkat pembuatan pakan imunostimulan yang disampaikan Dr. Yudiana Jasmanindar, S.Pi., M.Si. dan Asriati Djonu, S.Pi., M.P.

Peserta diperkenalkan pada proses pembuatan pakan imunostimulan dengan memanfaatkan tepung daun kelor sebagai salah satu bahan campuran utama. Selain penyampaian materi mengenai formulasi pakan, para pemateri juga mengajak peserta untuk mengikuti praktik langsung. Mulai dari penimbangan bahan baku, hingga proses pengeringan sebelum pakan siap digunakan.

Pelatihan ketiga (13 Juli 2026) membahas digital marketing dan pengolahan hasil perikanan yang dibawakan Siska Elvani, S.P., M.P. dan Anggita Noer Laily, S.Pi., M.P.

Pada sesi digital marketing, tim pengabdian mendampingi peserta membuat akun Instagram Pokdakan Mutiara dan membekali peserta dengan cara memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan hasil budidaya. Selain itu, pada sesi pengolahan hasil perikanan, peserta mendapatkan pelatihan praktik pembuatan nugget ikan.

Adapun nugget ikan merupakan salah satu bentuk diversifikasi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan ikan segar.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Isak Lalang, Ketua Pokdakan Mutiara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana berharap seluruh inovasi yang diperkenalkan, mulai dari budikdamber, pembuatan pakan imunostimulan, pengolahan hasil perikanan, hingga digital marketing, dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Dengan demikian, Pokdakan Mutiara mampu mengembangkan usaha budidaya secara lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Hal tersebut juga ditujukan sebagai fondasi bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kelurahan Naikoten, Kota Kupang. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.