SURYA.CO.ID, GRESIK - Kecamatan Gresik sukses merebut predikat juara umum dalam ajang bergengsi Bupati Gresik Cup 2026 setelah melewati persaingan sengit selama tiga hari.
Persaingan antarkecamatan yang berlangsung sengit pun makin memanaskan tensi kejuaraan sejak hari pertama digelar.
Hasil akhir ini sekaligus mengukuhkan kekuatan peta persaingan olahraga bela diri tradisional di wilayah setempat.
Baca juga: Tak Cuma Kejar Medali, 1.413 Atlet Bupati Gresik Cup 2026 Dilindungi Asuransi BPJS Ketenagakerjaan
Kontingen pencak silat Kecamatan Gresik sukses keluar sebagai juara umum pada ajang Bupati Gresik Cup 2026 yang berlangsung selama tiga hari di Wahana Ekspresi Poeponegoro WEP 1 di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur Kamis, (23/07/2026) pukul 15.30 Wib.
Kecamatan Gresik menutup kompetisi dengan raihan 6 medali emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Posisi runner-up diraih Kecamatan Kebomas dengan perolehan 4 emas dan 3 perak.
Sedangkan peringkat ketiga ditempati Kecamatan Benjeng yang mengoleksi 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Kejuaraan ini diikuti sebanyak 163 atlet dari 16 kecamatan di Kabupaten Gresik.
Para pesilat bertanding pada 18 nomor, terdiri atas 10 kelas tanding dan 8 kelas seni.
Ketua Umum KONI Kabupaten Gresik, dr. Anis Ambiyo Putri, saat Upacara Penghargaan Pemenang (UPP), mengatakan, Bupati Gresik Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarperguruan pencak silat di Kabupaten Gresik.
Sekaligus sarana menjaring atlet potensial menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur di Kota Surabaya tahun depan.
"Bupati Gresik Cup menjadi momentum mempererat silaturahmi seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Gresik. Lebih dari itu, kejuaraan ini merupakan barometer pembinaan untuk menemukan bibit-bibit atlet terbaik yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim di Surabaya," ujar dr. Anis, sapaan akrabnya.
Baca juga: Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Bergulir, Atlet Muda Gresik Punya Peluang Di Porprov Jatim 2026
Di tempat yang sama, pelatih Kecamatan Gresik, Siti Sayyidatul Umroh, mengaku bangga sekaligus tidak menyangka tim asuhannya mampu meraih gelar juara umum di tengah ketatnya persaingan.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa menjadi juara umum. Persaingan pencak silat di Gresik dari tahun ke tahun sangat ketat. Kami hanya fokus mempersiapkan atlet sebaik mungkin, berusaha maksimal, berlatih dengan disiplin, dan berdoa. Hasil ini menjadi buah dari kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak," katanya.usai menerima penghargaan.
Ia menjelaskan, persiapan dilakukan dengan memanfaatkan masa libur sekolah selama sekitar dua hingga tiga bulan.
Latihan rutin digelar tiga kali dalam sepekan, kemudian ditingkatkan menjadi hampir setiap hari menjelang pertandingan.
"Menjelang kejuaraan, anak-anak hampir setiap hari menjalani latihan pagi dan sore. Mereka bahkan rela mengorbankan waktu libur sekolah demi mempersiapkan diri. Pengorbanan itu akhirnya terbayar dengan hasil yang membanggakan," pungkasnya.
Bupati Gresik Cup 2026 masih menyisahkan 4 cabang olahraga yang masih berlangsung, yakni Cabor Futsal, Catur, Bolavoli Indoor, dan Taekwondo yang seluruhnya di gelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP)