Habis-habisan di Piala Dunia 2026, Otamendi Nyatakan Pensiun dari Timnas Argentina
Drajat Sugiri July 24, 2026 07:30 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Rampungnya panggung Piala Dunia 2026 ternyata menjadi momentum juga bagi beberapa pemain untuk menyudahi kariernya di level tim nasional.

Salah satunya dilakukan oleh bek Timnas Argentina, Nicolas Otamendi, yang menyatakan pensiun mengenakan jersey Albiceleste.

Melalui media sosialnya, ia mengungkapkan pensiun dari Timnas Argentina meski sangat berat dilakukan.

Performa Otamendi di Piala Dunia 2026 lalu juga pantas mendapatkan apresiasi.

Meski tak masuk susunan pemain utama Argentina, perannya sebagai super sub selalu bisa menjadi opsi anyar di sektor belakang.

Terbukti ia bisa membawa Argentina melangkah ke final, padahal status Argentina mulanya tak terlalu diunggulkan.

Kekalahan tersebut membuat Argentina gagal mewujudkan ambisi meraih gelar Piala Dunia secara beruntun.

Hasil di laga final bak menjadi anomali dari permainan Argentina sebelumnya selama fase grup dan juga gugur karena mereka sangat kesulitan membuat peluang.

Sebelum tampil di final, Argentina dinilai memiliki skuad yang yang kuat dan solid, tim yang adaptif, serta efektif.

"Argentina tampil sangat fleksibel dan cair. Mereka sangat efisien dalam memanfaatkan momentum dan transisi vertikal yang cepat saat merebut bola," ucap Hamid Anwar, pengamat sepak bola @analiskampungsebelah, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca juga: Tebus Rasa Bersalah, Tim Pelatih Argentina Bakal Jabat Tangan Dani Olmo

Otamendi menyampaikan sebuah pesan panjang yang seolah menjadi pengantar dirinya untuk pensiun dari timnas.

Ia menjabarkan betapa bahagianya dirinya lantaran bisa mengenakan jersey timnas yang menjadi dambaan banyak kalangan.

Bek yang pernah melanglang ke Eropa ini juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berjasa sepanjang kariernya, terutama di level timnas.

"Sejak kecil, saya bermimpi mengenakan seragam tim nasional Argentina. Itu adalah kehormatan terbesar yang pernah diberikan sepak bola kepada saya. Saya membelanya dengan sepenuh jiwa, dengan penuh kebanggaan, dan dengan kesadaran akan tanggung jawab atas apa yang diwakili seragam ini bagi jutaan rakyat Argentina," tulis Otamendi dalam surat perpisahannya dikutip dari Albiceleste Talk.

"Takdir memutuskan bahwa pertandingan terakhir saya adalah sebuah final Piala Dunia. Itu bukan hasil yang kami inginkan, tetapi saya pergi dengan kepala tegak, karena saya tahu kelompok ini telah berjuang hingga detik terakhir.

"Saya mengucapkan selamat tinggal dengan hati yang tenang karena saya telah memberikan segalanya. Saya tidak pernah menahan diri sedikit pun, saya tidak pernah berhenti percaya, dan saya tidak pernah berhenti merasa bahwa mengenakan seragam ini adalah kehormatan terbesar dalam hidup saya."

"Terima kasih kepada seluruh pendukung Argentina. Terima kasih atas cinta kalian yang tanpa syarat, atas setiap bendera yang dikibarkan, setiap lagu yang dinyanyikan, dan karena selalu berdiri bersama kami, baik di saat-saat indah maupun, terlebih lagi, di masa-masa yang paling sulit. Kalian membuat kami merasa bahwa setiap kali lagu kebangsaan berkumandang, kami bukan sekadar sebelas pemain, melainkan jutaan orang yang bersama-sama memperjuangkan mimpi yang sama."

"Terima kasih kepada keluarga saya. Kalian adalah tempat saya berlindung setelah setiap kegagalan dan sumber kekuatan saya dalam menghadapi setiap tantangan. Kalian menjalani semua itu bersama saya—jarak yang memisahkan, waktu yang kami habiskan berjauhan, air mata, dan segala kekecewaan. Saya tidak pernah menapaki perjalanan ini sendirian; setiap langkah yang saya ambil, selalu kita tempuh bersama," paparnya.

Otamendi tercatat cukup lama membela Timnas Argentina.

Ia melakukan debut pada 20 Mei 2009 silam ketika laga persahabatan Argentina melawan Panama.

Dalam perjalanannya, ia kerap menjadi pilihan utama untuk mengamankan jantung pertahanan tim.

Untuk itulah, caps atau jumlah pertandingan Otamendi di level timnas juga terbilang banyak.

Dirinya menjalani 139 penampilan bersama Argentina dan mengikuti 4 edisi Piala Dunia.

Di mana dirinya berhasil mengantar Argentina menjadi juara dunia pada 2022 lalu.

Selain itu, ia melengkapi prestasinya di level timnas dengan menjuarai Copa America pada 2021 dan 2024, serta Finalissima pada 2022.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.