POS-KUPANG.COM, KUPANG - Renungan Harian Kristen Jumat 24 Juli 2026, dengan judul Diubah oleh Pembaruan Pikiran.
Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu.
Renungan Harian Kristen ini merujuk pada KITAB ROMA 12:1-2
Baca juga: Renungan Harian Kristen Kamis 23 Juli 2026, Sekolah dan Penginjilan
Isi buku renungan ini berdasarkan Alkitab dan ajaran iman Kristen sesuai tradisi Calvinis yang bersumber dari Alkitab - LAI Terjemahan Baru Edisi 2 (TB2).
POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari Pdt. Yudith A. Nunuhitu Follabessy, M.Si, anggota Tim Penyusun Renungan Harian Suluh Injil edisi Juli 2026.
Renungan Harian Bulan Juli 2026 ini mengambil judul Pendidikan yang Memerdekakan - Menghidupi Hikmat Allah dalam Keseharian.
Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen.
Henry Martyn (1781-1812) adalah seorang berkebangsaan Inggris yang menerjemahkan Alkitab Perjanjian Baru ke dalam bahasa Urdu-India dan Persia. Ia pergi ke India di usia 25 tahun, untuk bekerja sebagai seorang misionaris selama 6 tahun dan ia meninggal di sana.
Pekerjaan misionaris Henry Martyn sangat luar biasa karena Tuhan memakai pendidikannya di Cambridge dan kematangan rohaninya untuk menjangkau orang-orang Muslim dan menerjemahkan Alkitab bagi mereka.
Roh Kudus yang mengubahkan
Dari Henry Martyn, kita belajar bahwa cara terbaik untuk dapat melakukan pelayanan lintas budaya, kita sadar akan pentingnya pendidikan dan pembentukan rohani kita.
Keduanya merupakan kekuatan yang membuka pintu bagi penjangkauan jiwa-jiwa yang dikasihi Tuhan namun belum menerima Injil dengan sungguh-sungguh.
Pendidikan dan kematangan rohani menjadi sarana bagi pekerjaan Tuhan untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah di dunia.
Melalui firman Tuhan hari ini, kita merenungkan bersama tentang pentingnya mengalami pembaruan budi, pembaruan pikiran, supaya dapat membedakan manakah kehendak Allah, yang baik, yang berkenan kepada-Nya, dan sempurna. Artinya, kita sama sekali tidak berguna sebagai orang Kristen yang memuliakan Kristus, jika yang kita lakukan hanyalah menyesuaikan diri dengan dunia. Kunci untuk membuka pintu dan masuk ke dalam dunia, adalah kita harus diubahkan, “Jangan kamu menyerupai dunia ini, tetapi hendaklah kamu diubah oleh pembaruan pikiranmu.” Ada perubahan secara moral dan spiritual karena pekerjaan Roh Kudus. Jika kita mengharapkan pembaruan terjadi di dunia ini, kita tidak bisa hanya melakukan hal-hal yang kita sukai, kita harus mencurahkan segenap hati, jiwa, kekuatan, dan akal budi untuk mengerjakan pembaruan.
Apa yang salah dengan pikiran manusia sehingga harus diubah?
Pikiran manusia adalah ruang untuk menyimpan semua informasi dan pengetahuan.
Pikiran perlu dijaga melalui pendidikan yang benar, sehingga tidak mudah dicemari ide jahat seperti penipuan, kesombongan, dendam dan iri hati, karena pikiran pun telah jatuh ke dalam dosa.
Pikiran kita yang berdosa cenderung tidak melihat Tuhan sebagai pribadi yang layak dipuji dan disembah. Rasul Paulus mengingatkan membarui pikiran agar seluruh aktivitas hidup kita menjadi pelayanan rohani dan penyembahan kepada Tuhan.
Pokok Doa
Kiranya Roh Kudus menerangi pikiran kita agar tidak mengikuti dunia, melainkan dipimpin kepada kehendak Tuhan yang baik dan sempurna (*)
Komunitas Suluh Injil Sekretariat : Jl. Seruni No. 8 Naikoten, Kota Kupang
Telp : +62 8113828074, +62 85239108328.
Email : bethseba0906@gmail.com.